Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Patung Bison Berusia 14.000 Tahun di Prancis Menunjukkan Keahlian Seni Prasejarah dan Hubungan dengan Alam

Prisilia Rumengan • Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:10 WIB
Patung bison yang sedang menjilati area yang terluka (credit: The Print Collector via Alamy)
Patung bison yang sedang menjilati area yang terluka (credit: The Print Collector via Alamy)

RADARPAPUA—Penemuan terbaru dalam dunia arkeologi mengungkapkan sebuah patung bison berusia 14.000 tahun yang dipahat dengan sangat detail dan realistis dari sebuah senjata kuno.

Patung ini menggambarkan seekor bison yang sedang menjilat luka akibat gigitan serangga, menampilkan keahlian seniman Zaman Paleolitik dalam menciptakan karya seni yang begitu hidup dan penuh detail.

Penemuan ini dilakukan oleh tim arkeolog yang sedang melakukan penggalian di wilayah Prancis Selatan, yang dikenal sebagai salah satu pusat seni prasejarah.

Patung bison ini dibuat dari tanduk rusa dan ditemukan dalam kondisi yang luar biasa terawat. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa patung ini kemungkinan besar digunakan sebagai pegangan senjata, menambah fungsi artistik pada objek sehari-hari yang digunakan oleh manusia purba.

Keahlian dalam memahat detail-detail seperti kulit yang tampak melengkung dan mata yang setengah tertutup menunjukkan keterampilan luar biasa dan kepekaan terhadap alam yang dimiliki oleh seniman prasejarah tersebut.

Para ahli menyatakan bahwa patung ini memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan sehari-hari dan hubungan spiritual masyarakat purba dengan hewan-hewan di sekitar mereka.

Selain itu, temuan ini juga menambah pemahaman kita tentang bagaimana seni telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia sejak zaman prasejarah, tidak hanya sebagai ekspresi estetika tetapi juga sebagai objek fungsional.

Penemuan patung bison ini memperkaya koleksi artefak Paleolitik yang menggambarkan kehidupan hewan dan memberi gambaran lebih jelas tentang kemampuan artistik manusia purba.

Bagi para arkeolog dan sejarawan, temuan ini menjadi bukti penting dari kompleksitas budaya dan spiritualitas manusia pada masa itu. Dengan adanya temuan ini, diharapkan studi lebih lanjut akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana masyarakat prasejarah memandang dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Penemuan mengejutkan #arkeolog #paleolitikum #penemuan #keahlian #seni #patung #bison