RADARPAPUA - Tim arkeolog di Serbia telah menemukan 14 makam Romawi dan sisa-sisa saluran air kuno di pusat kota Belgrade.
Penemuan ini berasal dari periode ketika kota tersebut dikenal sebagai Singidunum, bagian dari Kekaisaran Romawi.
Menurut Milorad Ignjatović, arkeolog dari Museum Kota Belgrade, makam-makam tersebut berasal dari abad ke-3 dan ke-4 Masehi dengan berbagai gaya pemakaman.
Beberapa makam berbentuk peti mati dari bata, sementara empat di antaranya merupakan sarkofagus batu, yang menunjukkan status sosial tinggi dari jenazah yang dikuburkan di dalamnya.
Penggalian ini telah berlangsung sejak Maret sebagai bagian dari persiapan pembangunan garasi parkir bawah tanah.
Sebelumnya, di lokasi yang sama, penggalian pada 40 tahun lalu juga menemukan makam Romawi, sehingga penemuan ini tidak sepenuhnya mengejutkan.
Namun, keberadaan sisa-sisa saluran air Romawi sepanjang 60 meter menjadi temuan yang tidak terduga.
Singidunum, yang didirikan Romawi pada abad pertama di atas pemukiman Celtic, merupakan kota penting di provinsi Moesia.
Kota ini menjadi basis militer bagi legiun Romawi yang menjaga perbatasan Sungai Danube dari serangan suku Dacia, Dardanian, dan lainnya.
Kaisar Hadrian bahkan memberikan status kota kepada Singidunum, menjadikannya pusat administratif dan militer yang berkembang pesat.
Seiring waktu, Singidunum menjadi pusat penyebaran agama Kristen dan masuk dalam wilayah Kekaisaran Romawi Timur sebelum akhirnya dihancurkan oleh bangsa Hun pada tahun 441 M.
Meskipun sebagian besar makam telah dijarah pada periode berikutnya, tim arkeolog tetap menemukan beberapa artefak berharga, termasuk kalung emas dan jepit rambut kaca yang unik.
Semua artefak tersebut kini akan dipajang di Museum Kota Belgrade sebagai saksi bisu kejayaan Romawi di wilayah tersebut.(*)
Editor : Prisilia Rumengan