Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Petani Norwegia Temukan Pedang Viking Langka Berusia 1.000 Tahun, Diduga Berasal dari Wilayah Frankia

Richard Lawongan • Minggu, 23 Februari 2025 | 23:38 WIB

Seorang petani di distrik Rogaland, Norwegia barat daya, menemukan sisa-sisa pedang Zaman Viking yang bertatahkan tanah liat di ladang yang sedang ia bersihkan.
Seorang petani di distrik Rogaland, Norwegia barat daya, menemukan sisa-sisa pedang Zaman Viking yang bertatahkan tanah liat di ladang yang sedang ia bersihkan.

RADARPAPUA -
Seorang petani di Norwegia menemukan pedang kuno dari zaman Viking saat membersihkan ladangnya. Pedang ini diperkirakan berusia 1.000 tahun!

Petani bernama Øyvind Tveitane Lovra awalnya ingin menanam rumput di ladangnya yang sudah lama tidak digunakan. Saat menggali tanah, ia menemukan benda besi tua dan hampir membuangnya. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, ternyata itu adalah bagian dari pedang kuno! Ia pun segera melaporkannya kepada arkeolog, sesuai aturan di Norwegia.

Para ahli yang meneliti pedang ini mengatakan bahwa ini adalah pedang dari Zaman Viking (tahun 793–1066). Yang membuatnya lebih istimewa, pedang ini termasuk jenis langka yang disebut "Ulfberht", berasal dari wilayah Frankia (sekarang Jerman dan Prancis). Jenis pedang ini terkenal berkualitas tinggi dan memiliki tulisan khusus di bilahnya.

Menurut arkeolog Lars Søgaard Sørensen, pedang adalah simbol status tertinggi di Zaman Viking. Tidak semua orang bisa memilikinya, hanya mereka yang memiliki kedudukan tinggi.

Baca Juga: Pedang Ksatria Perang Salib Ditemukan di Laut: Bengkok karena Pertempuran, Tersimpan 900 Tahun di Dasar Laut

Kondisi Pedang

Sisa pedang yang ditemukan memiliki panjang sekitar 37 cm. Bagian yang tersisa adalah gagang, pelindung tangan, dan sebagian bilah pedangnya, sementara sisanya hilang. Meski begitu, pedang ini masih dalam kondisi cukup baik.

Para arkeolog menduga pedang ini tersimpan dalam tanah liat yang padat, sehingga terlindungi dari oksigen dan tidak berkarat lebih parah. Saat diperiksa dengan sinar-X, ditemukan adanya ukiran di bilah pedang, yang menguatkan dugaan bahwa ini adalah pedang Ulfberht.

Di seluruh Eropa, sekitar 4.000 pedang dari Zaman Viking telah ditemukan, tetapi hanya sekitar 170 yang memiliki tanda Ulfberht. Di Norwegia sendiri, baru ditemukan sekitar 45 pedang dengan tanda ini, dan ini adalah yang pertama di daerah Rogaland.

Baca Juga: Pedang Samurai Langka dari Jepang Ditemukan di Jerman: Terkubur Sejak Perang Dunia II, Berusia Ratusan Tahun

Legenda Setempat

Pedang ini diperkirakan dibuat antara tahun 900 hingga 1050, menjelang akhir Zaman Viking. Lovra percaya bahwa pedang ini mungkin dibawa oleh para Viking yang datang ke daerahnya.

"Ada cerita bahwa para Viking berlayar ke fjord dan memberikan hadiah kepada seorang wanita bangsawan di Lovra, termasuk benda-benda dari Irlandia," kata Lovra.

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang sejarah Viking di Norwegia dan bagaimana mereka membawa serta barang-barang berharga dari berbagai tempat. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Pedang Viking Langka #Zaman Viking #pedang kuno #Petani Norwegia #Wilayah Frankia #penemuan