Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Perjuangan Hidup Menghadapi Buaya yang Membawa Nyawa ke Ujung Tanduk!

Prisilia Rumengan • Selasa, 1 April 2025 | 19:53 WIB

Buaya (canva.com)
Buaya (canva.com)

RADARPAPUA - Di sebuah sungai di Florida, Fred Langdale mengalami pengalaman yang hampir merenggut nyawanya ketika berhadapan langsung dengan buaya sepanjang 11 kaki.

Kejadian ini terjadi saat Fred sedang berada di sungai Kalusa Hatchee, yang dikenal dengan kedalamannya dan banyaknya buaya yang menghuni daerah tersebut.

Ketika buaya itu mulai mendekat dengan cepat, Fred hanya bisa berpikir bagaimana cara untuk bertahan hidup.

"Saat itu, saya tahu saya tidak bisa berlari lebih cepat darinya, dan saya tidak bisa mengalahkannya dalam pertempuran langsung. Satu-satunya pilihan adalah membuatnya lelah," ungkap Fred saat mengenang kejadian tersebut.

Sebagai seseorang yang tinggal di Florida dan sering berhadapan dengan lingkungan alamnya yang penuh dengan buaya, Fred merasa sudah siap menghadapi situasi semacam ini, meski saat itu tekanan dan ketakutan menyelimuti dirinya.

Saat buaya semakin dekat, Fred berdoa dan bersiap untuk melakukan hal yang mungkin bisa menyelamatkan hidupnya.

"Saya tahu bahwa buaya memiliki keuntungan besar dalam air, jadi saya harus membuatnya merasa bahwa ini bukan pertarungan yang mudah," jelasnya. Dengan cepat, Fred mempersiapkan diri untuk bertarung, mencoba mengukur gerakan buaya dan menunggu waktu yang tepat untuk bertindak.

Ketika buaya itu mencapai jarak hanya beberapa meter, Fred memutuskan untuk menurunkan tubuhnya dan bersiap untuk melilitkan kakinya di sekitar tubuh buaya, dengan harapan dapat menutup mulutnya.

"Saya merasa bahwa jika saya bisa mengendalikan mulutnya, saya punya kesempatan," tambahnya. Namun, saat Fred mulai beraksi, ia ternyata berhadapan dengan buaya jauh lebih besar daripada yang ia kira. Panjang buaya tersebut diperkirakan mencapai 11 kaki, dan beratnya lebih dari 400 pon, jauh lebih besar dari perkiraan awal Fred.

Buaya tersebut menarik Fred ke kedalaman sungai yang gelap, membuatnya hampir tidak bisa bernapas. "Ketika berada di bawah air, saya bisa merasakan tubuh buaya yang mencoba mengguncang saya, seperti sedang melakukan 'lemparan kematian'," kata Fred.

Setiap detik berlalu terasa sangat panjang, dan Fred mulai merasakan sakit di tubuhnya, tetapi ia tetap bertahan, berusaha menjaga ketenangan dan mencari kesempatan untuk meloloskan diri.

Namun, kondisi semakin memburuk saat buaya itu terus menarik Fred lebih dalam. Dalam ketenangan yang mencekam, Fred merasa bahwa ajalnya semakin dekat.

"Saya berpikir saya tidak akan bisa keluar dari sini, tetapi saya tetap berdoa dan berharap," kenangnya. Meski begitu, Fred tetap berusaha untuk mengalahkan musuhnya, bahkan ketika ia merasakan tulang-tulangnya mulai retak akibat cengkeraman buaya yang kuat.

Akhirnya, setelah perjuangan yang luar biasa, Fred berhasil mencapai permukaan dan mendapatkan napas segar, meskipun masih berada dalam bahaya. "Pada saat itu, saya merasa seperti saya sudah tidak punya banyak waktu lagi," ujarnya.

Ketika akhirnya Fred muncul dari air, tim penyelamat, termasuk teman-temannya Matt dan Abraham, segera menolongnya dan membawanya ke tempat yang lebih aman.

Peristiwa ini bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga menunjukkan keberanian, ketangguhan, dan kekuatan mental yang luar biasa dalam menghadapi predator alam yang sangat kuat.

Fred Langdale berhasil melawan takdirnya, dan meskipun luka-luka yang diderita cukup serius, ia bersyukur bisa selamat dari pertemuan mematikan itu.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#buaya #buas #bintang #hewan mematikan #aligator