RADARPAPUA - Peneliti menemukan ukiran di sebuah batu besar di Turki yang mungkin adalah kalender matahari dan bulan tertua di dunia. Kalender ini dibuat sekitar 13.000 tahun yang lalu.
Ukiran ini ditemukan di Göbekli Tepe, sebuah tempat bersejarah di Turki yang terkenal dengan kuil-kuil kuno dan gambar-gambar di batunya. Dalam sebuah penelitian baru, para ahli melihat ada 365 tanda berbentuk huruf "V" di sebuah pilar batu. Mereka percaya setiap tanda "V" itu mewakili satu hari.
Kalender ini mencakup 12 bulan berdasarkan bulan (lunar month), ditambah 11 hari ekstra, mirip seperti kalender matahari modern.
Selain tanda-tanda itu, ada juga gambar makhluk mirip burung yang punya ukiran "V" di lehernya. Gambar ini mungkin menunjukkan posisi bintang saat titik balik matahari musim panas (summer solstice) pada zaman itu.
Para peneliti juga percaya bahwa ukiran-ukiran ini dibuat untuk mengenang jatuhnya komet besar yang menghantam Bumi saat itu. Komet ini mungkin menyebabkan cuaca sangat dingin (seperti zaman es kecil) dan mengubah cara hidup manusia di daerah itu. Bisa jadi, peristiwa ini membuat munculnya agama baru dan cara bertani yang lebih maju agar mereka bisa bertahan hidup.
Penulis studi, Martin Sweatman, mengatakan bahwa orang-orang di Göbekli Tepe tampaknya sangat memperhatikan langit. Mereka mungkin mulai mencatat apa yang mereka lihat, dan ini bisa jadi awal mula dari penemuan tulisan ribuan tahun kemudian.
Ukiran serupa juga ditemukan di tempat lain di daerah Urfa, Turki. (*)
Editor : Richard Lawongan