RADARPAPUA - Dell 16 Premium hadir sebagai penerus XPS 16 dengan tampilan yang tetap memukau. Desainnya minimalis, halus, dan futuristik, seakan laptop ini adalah properti film sci-fi. Namun, di balik keindahan tersebut, Dell masih membawa sejumlah masalah lama.
Salah satu hal yang paling mengganggu adalah invisible trackpad yang membuat pengguna sulit menebak area klik. Baris tombol fungsi capacitive juga kurang responsif, bahkan hampir tidak terlihat saat terkena cahaya terang.
Meski dipasarkan sebagai laptop kerja profesional, port yang disediakan justru minim. Dell hanya menyertakan USB-C dan slot microSD, tanpa HDMI atau SD card slot penuh yang sangat umum dibutuhkan para kreator.
Baterainya juga mengecewakan. Layar OLED 4K yang indah ternyata membuat daya tahan hanya sekitar enam jam saat diuji. Angka ini jauh di bawah model sebelumnya yang bisa bertahan lebih lama meski pengujian lebih berat.
Dari sisi performa, Dell 16 Premium memang lebih cepat berkat chip Intel Core Ultra dan GPU RTX 5070. Laptop ini mampu menjalankan gim berat seperti Cyberpunk 2077 dengan FPS tinggi, meski performa ray tracing-nya masih lemah.
Kipas laptop akan berbunyi cukup keras saat bekerja keras, tetapi suhu CPU dan GPU tetap terjaga pada tingkat yang aman. Meski begitu, kualitas speaker masih kalah jauh dibandingkan MacBook Pro yang menjadi standar audio laptop premium.
Walau tampilannya menawan, Dell 16 Premium membutuhkan banyak perbaikan. Mulai dari port yang lebih lengkap, tombol fungsi yang nyata, hingga trackpad normal yang lebih mudah digunakan. Keindahan desain tidak akan cukup jika fungsi dasar masih membuat frustrasi.(aj)