alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

PANAS! Jokowi Diminta Bersuara Sikapi Wacana Penundaan Pemilu, PKS: Diam Bisa..

RADARPAPUA.ID–Presiden Joko Widodo didesak segera mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi wacana penundaan pemilu 2024.

Dilansir dari Fajar.co.id, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan jika Jokowi terus berdiam di tengah memanasnya wacana ini maka itu bisa saja dinilai sebagai dukungan terhadap isu tersebut.

“Jika terus seperti ini, pak @jokowi harus kembali menyatakan penolakannya terhadap ide penundaan Pemilu 2024. Diamnya pak @jokowi bisa multitafsir krn bisa dianggap mendukung penundaan pemilu. Terlebih ide2 tsb muncul dari partai pendukung pemerintah,” katanya melalui akun twitternya, Kamis (3/3/2022).

Dia mengatakan, alasan pandemi Covid-19 untuk menunda pemilu tidak masuk akal. Ini bertentangan dengan sikap pemerintah yg memaksakan Pilkada serentak 2020 disaat penularan pandemi sedang naik-naiknya.

Baca Juga :  Ini Deretan Tokoh Lantang Ingin Gagalkan Pemindahan Ibu Kota

Menurutnya pemerintah juga terus mengklaim kondisi sekarang tertangani dengan baik. Termasuk dengan menyiapkan peta jalan perubahan status bencana ini menjadi endemi.

“Pemimpin yang baik mestinya taat asas dan membangun sistem yang baik. Jika sistem terbangun baik, maka mudah saja regenerasi dan takkan ada figuritas hingga memanjangkan kekuasaan seperti ini,” imbuh Anggota DPR RI ini.

Lebih jauh dia mengingatkan semangat reformasi yang telah diperjuangkan selama ini.

“Ingat, semangat reformasi mesti tetap dipertahankan dan diperjuangkan bersama. Tentu dengan itikad baik para pengelola negeri saat ini,” pungkasnya. (selfi/fajar)

RADARPAPUA.ID–Presiden Joko Widodo didesak segera mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi wacana penundaan pemilu 2024.

Dilansir dari Fajar.co.id, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan jika Jokowi terus berdiam di tengah memanasnya wacana ini maka itu bisa saja dinilai sebagai dukungan terhadap isu tersebut.

“Jika terus seperti ini, pak @jokowi harus kembali menyatakan penolakannya terhadap ide penundaan Pemilu 2024. Diamnya pak @jokowi bisa multitafsir krn bisa dianggap mendukung penundaan pemilu. Terlebih ide2 tsb muncul dari partai pendukung pemerintah,” katanya melalui akun twitternya, Kamis (3/3/2022).

Dia mengatakan, alasan pandemi Covid-19 untuk menunda pemilu tidak masuk akal. Ini bertentangan dengan sikap pemerintah yg memaksakan Pilkada serentak 2020 disaat penularan pandemi sedang naik-naiknya.

Baca Juga :  PANAS! Denny Siregar Ungkap Ciri-ciri Kadrun: Pemarah, Munafik, dan Merasa...

Menurutnya pemerintah juga terus mengklaim kondisi sekarang tertangani dengan baik. Termasuk dengan menyiapkan peta jalan perubahan status bencana ini menjadi endemi.

“Pemimpin yang baik mestinya taat asas dan membangun sistem yang baik. Jika sistem terbangun baik, maka mudah saja regenerasi dan takkan ada figuritas hingga memanjangkan kekuasaan seperti ini,” imbuh Anggota DPR RI ini.

Lebih jauh dia mengingatkan semangat reformasi yang telah diperjuangkan selama ini.

“Ingat, semangat reformasi mesti tetap dipertahankan dan diperjuangkan bersama. Tentu dengan itikad baik para pengelola negeri saat ini,” pungkasnya. (selfi/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/