alexametrics
33.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

Kasus Lama Ahok Kembali Diungkit, Sudah Dilaporkan ke KPK, Ini Pelapornya

RADARPAPUA.ID–Kasus lama Mantan Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali diungkit. Yakni dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ketua Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) Adhie Massardi bahkan sudah melaporkan kembali kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/1).

“Kita laporkan saudara Ahok ke KPK terkait dugaan pembelian RS Sumber Waras,” kata Adhie di gedung KPK.

Tak hanya itu, lanjut Adhie, pihaknya juga melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi lainnya.

“Seperti pembelian tanah sendiri di Cengkareng, kemudian ada CSR dan Reklamasi dan kasus-kasus lainnya,” ungkapnya.

Adhie berharap Firli Bahuri sebagai Ketua lembaga antirusuah itu memproses dan mengusut tuntas laporan yang mereka layangkan.

Baca Juga :  KEJUTAN! Ahok Runner Up Polling Capres di TikTok, Ini Hasil Lengkapnya

“Kita minta pimpinan KPK suadara Pak Firli Bahuri merespon dan mengusut tuntas laporan kami ini,” ujarnya.

Ketua Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) Adhie Massardi.

Apalagi, sambung Adhie, bukti-bukti dugaan korupsi Komisaris PT Pertamina itu sudah diserahkan ke KPK. “Bukti itu berupa buku berjudul ‘Dugaan Korupsi Ahok’ sudah diserahkan ke KPK,” ucapnya.

Adhie menyebutkan, dalam buku tersebut tercatat sejumlah bukti-bukti dugaan korupsi yang dilakukan Ahok.

“Buku tersebut sudah menyebutkan sejumlah bukti dugaan korupsi yang dilakukan Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI,” pungkasnya. (muf/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID–Kasus lama Mantan Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali diungkit. Yakni dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ketua Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) Adhie Massardi bahkan sudah melaporkan kembali kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/1).

“Kita laporkan saudara Ahok ke KPK terkait dugaan pembelian RS Sumber Waras,” kata Adhie di gedung KPK.

Tak hanya itu, lanjut Adhie, pihaknya juga melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi lainnya.

“Seperti pembelian tanah sendiri di Cengkareng, kemudian ada CSR dan Reklamasi dan kasus-kasus lainnya,” ungkapnya.

Adhie berharap Firli Bahuri sebagai Ketua lembaga antirusuah itu memproses dan mengusut tuntas laporan yang mereka layangkan.

Baca Juga :  BONGKAR! KPK Periksa Kadis PUPR Ini terkait Kasus Korupsi Pengadaan Barang...

“Kita minta pimpinan KPK suadara Pak Firli Bahuri merespon dan mengusut tuntas laporan kami ini,” ujarnya.

Ketua Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) Adhie Massardi.

Apalagi, sambung Adhie, bukti-bukti dugaan korupsi Komisaris PT Pertamina itu sudah diserahkan ke KPK. “Bukti itu berupa buku berjudul ‘Dugaan Korupsi Ahok’ sudah diserahkan ke KPK,” ucapnya.

Adhie menyebutkan, dalam buku tersebut tercatat sejumlah bukti-bukti dugaan korupsi yang dilakukan Ahok.

“Buku tersebut sudah menyebutkan sejumlah bukti dugaan korupsi yang dilakukan Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI,” pungkasnya. (muf/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/