alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 18 August 2022

Luhut Disemprot PKS Soal Tiket Masuk Candi Borobudur Rp750 Ribu: Bikin…

RADARPAPUA.ID – Politisi PKS Ledia Hanifa tidak terima dengan kebijakan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan terkait harga tiket masuk Candi Borobudur.

 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bukti inkonsistensi pemerintah terhadap rakyat.

 

“Inkonsistensi Pemerintah sangat nyata dalam kebejakan ini, tolong dipikir lagi,” kata Ledia dalam keterangannya diterima Pojoksatu.id, Senin (6/6/2022).

 

Ia mengatakan, jika alasan pemerintah menaikkan harga tiket masuk Candi Borobudur demi menjaga kelestarian budaya, tidak masuk akal.

 

“Brobudur sudah ditetapkan sebagai destinasi superprioritas bukan destinasi konservasi,” ujarnya.

 

Seharusnya, lanjut Anggota Komisi X DPR RI itu ketika Candi Borobudur sudah ditetapkan destinasi superprioritas.

 

Pemerintah bisa melakukan berbagai cara untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan dengan segala konsekuensinya.

 

“Bukan malah menaikkan harga tiket masuk yang membuat wisatawan tidak minat untuk datang,” ucap Ledia.

 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan tarif tiket terbaru wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Borobudur.

 

Menurut Luhut, pemerintah menyepakati untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur, yakni sebanyak 1.200 orang per hari.

 

Adapun tarif tiketnya ditetapkan untuk turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) USD 100 atau setara Rp 1,45 juta (kurs Rp 14.500 per USD).

 

“Turis domestik sebesar 750 ribu rupiah. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja,” kata Luhut dikutip dari instagram pribadinya, Minggu (5/6).

 

Sebelum kenaikan harga ini diumumkan Luhut, tiket naik ke Candi Borobudur hanya dibanderol Rp 50 ribu saja.

 

Berdasarkan website borobudurpark.com, harga tiket masuk tiket reguler wisatawan lokal Indonesia untuk dewasa Rp 50.000.

 

Kemudian, untuk tiket bundling wisatawan lokal dewasa untuk Borobudur dan Samudera Raksa Rp 65.000. Sementara untuk anak-anak harga tiketnya Rp 25.000.

 

Adapun untuk wisatawan asing, harga tiket masuk Candi Borobudur sebelumnya Rp 350.000 dan untuk wisatawan asing anak Rp 210.000.

 

Dari informasi di website tersebut, seluruh harga tiket untuk wisatawan lokal dan asing itu berlaku sampai 5 Juni 2022. (muf/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID – Politisi PKS Ledia Hanifa tidak terima dengan kebijakan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan terkait harga tiket masuk Candi Borobudur.

 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bukti inkonsistensi pemerintah terhadap rakyat.

 

“Inkonsistensi Pemerintah sangat nyata dalam kebejakan ini, tolong dipikir lagi,” kata Ledia dalam keterangannya diterima Pojoksatu.id, Senin (6/6/2022).

 

Ia mengatakan, jika alasan pemerintah menaikkan harga tiket masuk Candi Borobudur demi menjaga kelestarian budaya, tidak masuk akal.

 

“Brobudur sudah ditetapkan sebagai destinasi superprioritas bukan destinasi konservasi,” ujarnya.

 

Seharusnya, lanjut Anggota Komisi X DPR RI itu ketika Candi Borobudur sudah ditetapkan destinasi superprioritas.

 

Pemerintah bisa melakukan berbagai cara untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan dengan segala konsekuensinya.

 

“Bukan malah menaikkan harga tiket masuk yang membuat wisatawan tidak minat untuk datang,” ucap Ledia.

 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan tarif tiket terbaru wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Borobudur.

 

Menurut Luhut, pemerintah menyepakati untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur, yakni sebanyak 1.200 orang per hari.

 

Adapun tarif tiketnya ditetapkan untuk turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) USD 100 atau setara Rp 1,45 juta (kurs Rp 14.500 per USD).

 

“Turis domestik sebesar 750 ribu rupiah. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja,” kata Luhut dikutip dari instagram pribadinya, Minggu (5/6).

 

Sebelum kenaikan harga ini diumumkan Luhut, tiket naik ke Candi Borobudur hanya dibanderol Rp 50 ribu saja.

 

Berdasarkan website borobudurpark.com, harga tiket masuk tiket reguler wisatawan lokal Indonesia untuk dewasa Rp 50.000.

 

Kemudian, untuk tiket bundling wisatawan lokal dewasa untuk Borobudur dan Samudera Raksa Rp 65.000. Sementara untuk anak-anak harga tiketnya Rp 25.000.

 

Adapun untuk wisatawan asing, harga tiket masuk Candi Borobudur sebelumnya Rp 350.000 dan untuk wisatawan asing anak Rp 210.000.

 

Dari informasi di website tersebut, seluruh harga tiket untuk wisatawan lokal dan asing itu berlaku sampai 5 Juni 2022. (muf/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/