alexametrics
25.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Puan Maharani Minta Seleksi CPNS Transparan

RADARPAPUA– Ketua DPR RI Puan Maharani prihatin dengan peristiwa kecurangan CPNS 2021 saat Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD) yang terjadi di sejumlah titik lokasi seleksi. Indikasi kecurangan pada tahap seleksi CPNS dinilai harus mendapat perhatian serius. Bahkan secara tegas Puan, meminta agar proses seleksi CPNS, dapat dilakukan se transparan mungkin.

“Kecurangan dalam seleksi CPNS hams diusuttuntas karena tidakhanya merugikan peserta lain, tapi pada akhirnya akan merugikan pelayanan publik. Masyarakat hams mendapatkan kepastian.Semua rekrutmen CPNS harus dilakukan secara transparan. Pemerintah Pusat hams terns mengawal ini. Beri­kaninstruksi kepada pemerin­tah di daerah untuk menjamin pelaksanaan seleksi CPNS yang berkualitas dan transparan,” kata Puan di Jakarta, seperti dilansir JawaPos.com ( Grup Manado Post), Karnis ( 4/11).

Menurut Puan, berbagai ke­curangan tersebut berpotensi meloloskan aparatur negara yang tidak cakap dan juga tidak berintegritas. “Kita tidak ingin pelayanan publikmenjadi buruk dengan adanya ASN yang lolos tes CPNS dari hasil cheating. Peser­ta yangcheatingjangan sampai lolos;’ tegasnya.

Puan juga meminta ada in­vestigasi menyeluruh terhadap kasus yang viral di media sosial itu. “Juga harus ada evaluasi terhadap sistem dan mekanisme pelaksanaan SKD, termasuk dari segi IT. BKN harus bisa menut­up celah kecurangan tes CPNS baiksecara teknologi maupun SDM yang bertugas;’ ujar, figur yang diketahui dekat dengan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tersebut.

Baca Juga :  Puan Gaungkan Perlindungan Perempuan

Lebih lanjut, pemerintah diharapkan dapat memberi­kan jaminan transparansi pelaksanaan tes CPNS kepa­da masyarakat Puan berharap pihak penyelenggara tes CPNS memperbaikikekurangan yang ada agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Harus ada perbaikan agar kepercayaan masyarakat terhadap seleksi aparaturnegarayang jujur dan transparan kembali pulih;’ tutur man tan Menko PMK itu.

Puan berharap kecurangan yang dilakukan segelintir orang itu jangan sampai menodai se­mangat pelaksanaan seleksi CPNS. “Kami yakin pemerin­tah akan mengambil langkah tegas jika memang ada bukti kecurangan. Peserta yang cu­rang pasti akan diskualifikasi. Semoga kejadian ini pun tidak menghambat tahapan seleksi CPNS selanjutnya;’ tutup, figur yang dijagokan masuk dalam BursaPilpres 2024 mendatang. (jp)

RADARPAPUA– Ketua DPR RI Puan Maharani prihatin dengan peristiwa kecurangan CPNS 2021 saat Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD) yang terjadi di sejumlah titik lokasi seleksi. Indikasi kecurangan pada tahap seleksi CPNS dinilai harus mendapat perhatian serius. Bahkan secara tegas Puan, meminta agar proses seleksi CPNS, dapat dilakukan se transparan mungkin.

“Kecurangan dalam seleksi CPNS hams diusuttuntas karena tidakhanya merugikan peserta lain, tapi pada akhirnya akan merugikan pelayanan publik. Masyarakat hams mendapatkan kepastian.Semua rekrutmen CPNS harus dilakukan secara transparan. Pemerintah Pusat hams terns mengawal ini. Beri­kaninstruksi kepada pemerin­tah di daerah untuk menjamin pelaksanaan seleksi CPNS yang berkualitas dan transparan,” kata Puan di Jakarta, seperti dilansir JawaPos.com ( Grup Manado Post), Karnis ( 4/11).

Menurut Puan, berbagai ke­curangan tersebut berpotensi meloloskan aparatur negara yang tidak cakap dan juga tidak berintegritas. “Kita tidak ingin pelayanan publikmenjadi buruk dengan adanya ASN yang lolos tes CPNS dari hasil cheating. Peser­ta yangcheatingjangan sampai lolos;’ tegasnya.

Puan juga meminta ada in­vestigasi menyeluruh terhadap kasus yang viral di media sosial itu. “Juga harus ada evaluasi terhadap sistem dan mekanisme pelaksanaan SKD, termasuk dari segi IT. BKN harus bisa menut­up celah kecurangan tes CPNS baiksecara teknologi maupun SDM yang bertugas;’ ujar, figur yang diketahui dekat dengan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tersebut.

Baca Juga :  Puan Maharani: Jangan Sampai Porak-poranda Karena Ambisi Oknum

Lebih lanjut, pemerintah diharapkan dapat memberi­kan jaminan transparansi pelaksanaan tes CPNS kepa­da masyarakat Puan berharap pihak penyelenggara tes CPNS memperbaikikekurangan yang ada agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Harus ada perbaikan agar kepercayaan masyarakat terhadap seleksi aparaturnegarayang jujur dan transparan kembali pulih;’ tutur man tan Menko PMK itu.

Puan berharap kecurangan yang dilakukan segelintir orang itu jangan sampai menodai se­mangat pelaksanaan seleksi CPNS. “Kami yakin pemerin­tah akan mengambil langkah tegas jika memang ada bukti kecurangan. Peserta yang cu­rang pasti akan diskualifikasi. Semoga kejadian ini pun tidak menghambat tahapan seleksi CPNS selanjutnya;’ tutup, figur yang dijagokan masuk dalam BursaPilpres 2024 mendatang. (jp)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/