alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 26 May 2022

GERAM Tabungan Perumahan Anggota TNI Dikorupsi Oknum Brigjen, Jenderal Dudung..

RADARPAPUA.ID–Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Dudung  Abdurachman,  mengaku geram. Pasalnya, dana Tabungan Wajib Perumahan (TWP) bagi anggota TNI diduga dikorupsi.

Dilansir dari Fajar.co.id, Dirinya akan melakukan audit forensik, untuk tuntaskan hingga ke akar permasalah dugaan kasus korupsi tersebut.

Dalam program TWP, setiap prajurit TNI  mendapatkan potongan gaji sebesar Rp150.000 untuk mengikuti program tabungan perumahan yang di canangkan lembaga TNI.

“Prajurit setiap bulannya dipotong Rp150 ribu, kemudian uang itu ditabung di twp untuk perumahan prajurit. memang tahun lalu ada penyimpangan dilakukan ketua twp, brigjen yak yang menyimpangkan uang itu. sekarang sudah proses hukum, sudah ditahan,” pungkas jendral dudung Senin (7/2/2022).

Baca Juga :  Puan Maharani: Lagi-lagi Perempuan Jadi Korban Kekerasan, Kami Kawal Kasus Ini

Namun tabungan tersebut dikabarkan bermasalah.  Salah satu oknum TNI (YAK), diduga terlibat dalam kasus korupsi tabungan tersebut, yang kini telah ditetapkan sebagi tersangka.

Tidak berhenti disitu, Jendral Dudung akan tetap melakukan audit forensic, untuk mengetahui aliran dana kemana saja selama lima tahun belakangan.

“Saya akan minta kepada kepala BPKP, sudah komunikasi saya akan audit kalau perlu audit forensik, dimana aliran dana itu, 3 sampai 5 tahun ke belakang,” tuturnya.

Perbuatan yang dilakukan oleh Brigjen (YAK)  harus dipertanggung jawabkan. Dengan tegas jendral dudung mengatakan, uang-uang yang telah diselewengkan harus segera dikembalikan seluruhnya bagaimana pun caranya. (riki/fajar)

RADARPAPUA.ID–Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Dudung  Abdurachman,  mengaku geram. Pasalnya, dana Tabungan Wajib Perumahan (TWP) bagi anggota TNI diduga dikorupsi.

Dilansir dari Fajar.co.id, Dirinya akan melakukan audit forensik, untuk tuntaskan hingga ke akar permasalah dugaan kasus korupsi tersebut.

Dalam program TWP, setiap prajurit TNI  mendapatkan potongan gaji sebesar Rp150.000 untuk mengikuti program tabungan perumahan yang di canangkan lembaga TNI.

“Prajurit setiap bulannya dipotong Rp150 ribu, kemudian uang itu ditabung di twp untuk perumahan prajurit. memang tahun lalu ada penyimpangan dilakukan ketua twp, brigjen yak yang menyimpangkan uang itu. sekarang sudah proses hukum, sudah ditahan,” pungkas jendral dudung Senin (7/2/2022).

Baca Juga :  Ditolak MK, PKS Akui UU Cipta Kerja Memang Bermasalah dan Tidak Berpihak

Namun tabungan tersebut dikabarkan bermasalah.  Salah satu oknum TNI (YAK), diduga terlibat dalam kasus korupsi tabungan tersebut, yang kini telah ditetapkan sebagi tersangka.

Tidak berhenti disitu, Jendral Dudung akan tetap melakukan audit forensic, untuk mengetahui aliran dana kemana saja selama lima tahun belakangan.

“Saya akan minta kepada kepala BPKP, sudah komunikasi saya akan audit kalau perlu audit forensik, dimana aliran dana itu, 3 sampai 5 tahun ke belakang,” tuturnya.

Perbuatan yang dilakukan oleh Brigjen (YAK)  harus dipertanggung jawabkan. Dengan tegas jendral dudung mengatakan, uang-uang yang telah diselewengkan harus segera dikembalikan seluruhnya bagaimana pun caranya. (riki/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/