alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Menantu Habib Rizieq Disiapkan Pimpin FPI, Ade Armando: Mereka Kebingungan…

RADARPAPUA.ID–Ade Armando menyebut FPI dan 212 punya ikon baru jelang Pemilu 2024. Namanya Hanif Al-Attas.

Hanif telah resmi diumumkan sebagai ketua Front Persaudaraan Islam (FPI). Meski kata Ade, sosoknya belum terlalu dikenal publik, tapi setidaknya Hanif Al-Attas telah beberapa kali muncul di acara terkait 212.

“Yang paling penting dia adalah menantu dari eks Imam Besar umat Islam Indonesia, Rizieq Shihab. Hanif nampaknya tengah disiapkan untuk melanjutkan perjuangan sang ayah mertua,” kata Ade Armando dikutip dari kanal YouTube Cokro TV, Kamis (7/4/2022).

Ade juga menilai sepertinya FPI kebingungan mencari tokoh lain yang layak menggantikan posisi Rizieq. Hingga akhirnya jatuhlah pilihan kepada anak mantunya. “Yang sama-sama mengklaim diri sebagai habib,” cetusnya.

Hanif Al-Attas diumumkan sebagai Ketua FPI atau Front Persaudaraan Islam (FPI) menggantikan posisi Habib Rizieq Shihab, oleh Plt Wakil Ketua Umum PA 212, Novel Bamukmin dalam aksi bela Islam 2503 kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dicopot dari jabatannya, di Kawasan Patung Kuda, Silang Tugu Monas, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga :  BIADAB! Teroris KKB Kembali Serang Pos Satgas, Satu Prajurit TNI Gugur

Kala itu, Hanif dalam orasinya dari atas mobil komando menyampaikan lima tuntutan pada pemerintah.

Diantaranya meminta semua penista agama untuk ditangkap tanpa terkecuali. Selain itu massa aksi juga meminta pemerintah menginisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anti-Islamofobia.

Ia juga menuntut tragedi penembakan Laskar FPI harus dituntaskan. Hanif menyebut kasus tersebut merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Hanif menyatakan jika tuntutan itu tidak diindahkan dan dilaksanakan, PA 212 meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden.

“Apakah Hanif akan bisa menjadi imam besar pengganti Rizieq? Rasanya sih sulit. Apalagi kelompok 212 sudah semakin kehilangan momentum,” tutur Ade.

Ia menambahkan, Hanif bisa saja membangun ketokohan dengan mengatakan akan memundurkan Jokowi.

Tapi seperti tokoh peniru lainnya dia terlihat sekedar sebagai imam kaleng-kalengan yang sudah kehilangan pijakan. “Dia itu bukan siapa-siapa,” tegas Ade Armando. (dra/fajar)

RADARPAPUA.ID–Ade Armando menyebut FPI dan 212 punya ikon baru jelang Pemilu 2024. Namanya Hanif Al-Attas.

Hanif telah resmi diumumkan sebagai ketua Front Persaudaraan Islam (FPI). Meski kata Ade, sosoknya belum terlalu dikenal publik, tapi setidaknya Hanif Al-Attas telah beberapa kali muncul di acara terkait 212.

“Yang paling penting dia adalah menantu dari eks Imam Besar umat Islam Indonesia, Rizieq Shihab. Hanif nampaknya tengah disiapkan untuk melanjutkan perjuangan sang ayah mertua,” kata Ade Armando dikutip dari kanal YouTube Cokro TV, Kamis (7/4/2022).

Ade juga menilai sepertinya FPI kebingungan mencari tokoh lain yang layak menggantikan posisi Rizieq. Hingga akhirnya jatuhlah pilihan kepada anak mantunya. “Yang sama-sama mengklaim diri sebagai habib,” cetusnya.

Hanif Al-Attas diumumkan sebagai Ketua FPI atau Front Persaudaraan Islam (FPI) menggantikan posisi Habib Rizieq Shihab, oleh Plt Wakil Ketua Umum PA 212, Novel Bamukmin dalam aksi bela Islam 2503 kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dicopot dari jabatannya, di Kawasan Patung Kuda, Silang Tugu Monas, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga :  ADA APA? Abu Janda Sebut Ade Armando Ceroboh

Kala itu, Hanif dalam orasinya dari atas mobil komando menyampaikan lima tuntutan pada pemerintah.

Diantaranya meminta semua penista agama untuk ditangkap tanpa terkecuali. Selain itu massa aksi juga meminta pemerintah menginisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anti-Islamofobia.

Ia juga menuntut tragedi penembakan Laskar FPI harus dituntaskan. Hanif menyebut kasus tersebut merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Hanif menyatakan jika tuntutan itu tidak diindahkan dan dilaksanakan, PA 212 meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden.

“Apakah Hanif akan bisa menjadi imam besar pengganti Rizieq? Rasanya sih sulit. Apalagi kelompok 212 sudah semakin kehilangan momentum,” tutur Ade.

Ia menambahkan, Hanif bisa saja membangun ketokohan dengan mengatakan akan memundurkan Jokowi.

Tapi seperti tokoh peniru lainnya dia terlihat sekedar sebagai imam kaleng-kalengan yang sudah kehilangan pijakan. “Dia itu bukan siapa-siapa,” tegas Ade Armando. (dra/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/