alexametrics
27.7 C
Jayapura
Thursday, 19 May 2022

Sering Kritik Pemerintah, Habib Bahar: Yang Saya Bela Rakyat Susah

RADARPAPUA.ID–Habib Bahar bin Smith mengatakan banyak orang yang salah paham dengan sikapnya yang keras mengkritik pemerintah. Padahal hal tersebut bertujuan untuk membela rakyat kecil. Hal itu disampaikan melalui kanal Youtube Refly Harun.

“Jangan kan cuma di penjara. Demi bangsa saya ceramah apa sih. Apa? Yang saya bela rakyat, rakyat yang susah, rakyat yang miskin,” kata Habib Bahar di Podcast Refly Harun.

Habib Bahar juga mengklain, bahwa dirinya seorang santri. Di mana dalam ajaran islam tak dibenarkan melawan pemerintah yang sah di mata Undang-undang.

“Kita ini orang mondok. Kita ngerti. Tidak boleh melawan pemerintah yang sah. Gak boleh. Dalam islam tidak boleh mengajarkan pemerintah yang sah dilawan. Gak boleh,” ujarnya.

Habib Bahar juga menyatakan bahwa selama ini dia dianggap radikal karena ceramahnya yang dianggap keras.

Baca Juga :  Ini Komentar Denny Siregar soal Video Kaki Babib Bahar Dicium Jemaah

Namun dia mengaku heran sebab ceramahnya yang diunggah di medsos hanya yang mengkritik pemerintah, padahal selama ini banyak ceramah dia yang menyangkut masalah lain.

Seperti ceramah mengenai akhlak Nabi Muhammad, sejarah, fiqih, tauhid, hadits dan berbagai bidang kajian agama Islam lainnya.

Seperti diketahui, Habib Bahar dinyatakan bebas murni pada Minggu, 21 November 2021. Habib Bahar dijemput dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur oleh pengacara dan sejumlah santrinya.

Dia ditahan pada 18 Desember 2018 karena kasus penganiayaan terhadap sopir taksi online.

Setelah bebas, Habib Bahar langsung membuat sebuah video pernyataan. Dalam video tersebut, dia menegaskan akan terus lantang menyampaikan kebenaran dan melawan ketidakadilan(Pojoksatu)

RADARPAPUA.ID–Habib Bahar bin Smith mengatakan banyak orang yang salah paham dengan sikapnya yang keras mengkritik pemerintah. Padahal hal tersebut bertujuan untuk membela rakyat kecil. Hal itu disampaikan melalui kanal Youtube Refly Harun.

“Jangan kan cuma di penjara. Demi bangsa saya ceramah apa sih. Apa? Yang saya bela rakyat, rakyat yang susah, rakyat yang miskin,” kata Habib Bahar di Podcast Refly Harun.

Habib Bahar juga mengklain, bahwa dirinya seorang santri. Di mana dalam ajaran islam tak dibenarkan melawan pemerintah yang sah di mata Undang-undang.

“Kita ini orang mondok. Kita ngerti. Tidak boleh melawan pemerintah yang sah. Gak boleh. Dalam islam tidak boleh mengajarkan pemerintah yang sah dilawan. Gak boleh,” ujarnya.

Habib Bahar juga menyatakan bahwa selama ini dia dianggap radikal karena ceramahnya yang dianggap keras.

Baca Juga :  Sumur Resapan Jakarta Bermasalah, TGUPP Bela Anies dan Seret Nama Presiden

Namun dia mengaku heran sebab ceramahnya yang diunggah di medsos hanya yang mengkritik pemerintah, padahal selama ini banyak ceramah dia yang menyangkut masalah lain.

Seperti ceramah mengenai akhlak Nabi Muhammad, sejarah, fiqih, tauhid, hadits dan berbagai bidang kajian agama Islam lainnya.

Seperti diketahui, Habib Bahar dinyatakan bebas murni pada Minggu, 21 November 2021. Habib Bahar dijemput dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur oleh pengacara dan sejumlah santrinya.

Dia ditahan pada 18 Desember 2018 karena kasus penganiayaan terhadap sopir taksi online.

Setelah bebas, Habib Bahar langsung membuat sebuah video pernyataan. Dalam video tersebut, dia menegaskan akan terus lantang menyampaikan kebenaran dan melawan ketidakadilan(Pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/