alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Bakal Didemo Besar-besaran, Helmi Felis: Terlalu Banyak Dosa, Rezim Ini…

RADARPAPUA.ID–Aksi demonstrasi besar-besaran dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat rencananya akan digelar Senin, (11/4) di Istana Negara.

Dilansir dari Fajar.co.id, mereka akan menuntut presiden Joko Widodo terkait sejumlah persoalan bangsa saat ini, mulai dari kenaikan harga BBM hingga mahalnya harga minyak goreng dan isu 3 periode.

Pegiat media sosial, Helmi Felis rupanya sangat yakin tanggal 11 adalah hari bersejarah. Dia yakin demonstrasi kali memaksakan Presiden Jokowi umumkan pengunduran diri.

“Apa yang kalian lakukan jika ternyata tanggal 11 April 2022 nanti setelah Magrib Jokowi mengumumkan untuk mengundurkan diri. Apa yang akan kalian lakukan?” begitunya katanya di akun Twitter-nya, Jumat 8 April 2022.

Helmi Felis menilia, rezim Joko Widodo tidak bisa untuk dipertahankan. Rezeim ini, kata dia, sudah banyak memakan korban rakyat kecil.

“Apa dasar kalian pertahankan REZIM?, hingga jika harus, kalian siap perangi yang bersebrangan? Mereka warga negara Indonesia juga, saudara setanah air. Sehebat apa REZIM ini sampai kalian siap bunuhi mereka? Apa yang kalian rencanakan dengan negri ini, sehingga kalian bebal? Tidak bisa diredam, semua lelah dengan akrobat Politik Rezim ini,” katanya.

“Terlalu banyak DOSA, terlalu banyak nyawa melayang. Sejak awal sudah merengut hampir 900 nyawa. Ditambah beberapa setelahnya anak-anak masih muda belia pun teraniaya rezim gila ini. REZIM INI SUDAH SELESAI,” sambungnya.

Baca Juga :  MUI Haramkan Ucap Selamat Natal, Ruhut: Emang Gua Pikirin, Rakyat Tetap...

Helmi Felis bilang, tanggal 11 April adalah hari bersejarah bagi Indonesia. Di mana rakyat akan kembali rebutkan demokrasi yang telah bergeser oleh rezim.

“11 April 2022 akan menjadi hari bersejarah. Hari dimana rakyat mengembalikan DEMOKRASI yang telah jauh bergeser kekiri. Kita rebut kembali, kita merdekakan lagi, ayo bergerak demi Indonesia. Siap kembali tegakkan DEMOKRASI di Bumi Indonesia. Hadiri dan jadilah pelaku sejarah,” katanya.

“Kalo tanggal 11 #GoodByeJokowi berarti tanggal 12 kita punya pemimpin baru? Uuuugggghhh senangnya,” tulisnya.

Padahal, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membantah tuduhan bahwa mereka menuntut Presiden RI Joko Widodo mundur dalam demonstrasi yang rencananya digelar pada 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta.

Tuduhan itu banyak dilontarkan di media sosial, dipicu oleh keberadaan poster yang mengatasnamakan BEM SI dan mencantumkan pernyataan “Turunkan Jokowi dan kroninya”.

Koordinator BEM SI Kaharuddin memastikan bahwa poster tersebut hoaks. “Belum ada poster aksi yang kami keluarkan,” katanya kepada wartawan. (fin/fajar)

RADARPAPUA.ID–Aksi demonstrasi besar-besaran dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat rencananya akan digelar Senin, (11/4) di Istana Negara.

Dilansir dari Fajar.co.id, mereka akan menuntut presiden Joko Widodo terkait sejumlah persoalan bangsa saat ini, mulai dari kenaikan harga BBM hingga mahalnya harga minyak goreng dan isu 3 periode.

Pegiat media sosial, Helmi Felis rupanya sangat yakin tanggal 11 adalah hari bersejarah. Dia yakin demonstrasi kali memaksakan Presiden Jokowi umumkan pengunduran diri.

“Apa yang kalian lakukan jika ternyata tanggal 11 April 2022 nanti setelah Magrib Jokowi mengumumkan untuk mengundurkan diri. Apa yang akan kalian lakukan?” begitunya katanya di akun Twitter-nya, Jumat 8 April 2022.

Helmi Felis menilia, rezim Joko Widodo tidak bisa untuk dipertahankan. Rezeim ini, kata dia, sudah banyak memakan korban rakyat kecil.

“Apa dasar kalian pertahankan REZIM?, hingga jika harus, kalian siap perangi yang bersebrangan? Mereka warga negara Indonesia juga, saudara setanah air. Sehebat apa REZIM ini sampai kalian siap bunuhi mereka? Apa yang kalian rencanakan dengan negri ini, sehingga kalian bebal? Tidak bisa diredam, semua lelah dengan akrobat Politik Rezim ini,” katanya.

“Terlalu banyak DOSA, terlalu banyak nyawa melayang. Sejak awal sudah merengut hampir 900 nyawa. Ditambah beberapa setelahnya anak-anak masih muda belia pun teraniaya rezim gila ini. REZIM INI SUDAH SELESAI,” sambungnya.

Baca Juga :  SINDIR TERUS! Rizal Ramli: Jokowi Tidak Punya Nyali Pecat Menteri yang KKN

Helmi Felis bilang, tanggal 11 April adalah hari bersejarah bagi Indonesia. Di mana rakyat akan kembali rebutkan demokrasi yang telah bergeser oleh rezim.

“11 April 2022 akan menjadi hari bersejarah. Hari dimana rakyat mengembalikan DEMOKRASI yang telah jauh bergeser kekiri. Kita rebut kembali, kita merdekakan lagi, ayo bergerak demi Indonesia. Siap kembali tegakkan DEMOKRASI di Bumi Indonesia. Hadiri dan jadilah pelaku sejarah,” katanya.

“Kalo tanggal 11 #GoodByeJokowi berarti tanggal 12 kita punya pemimpin baru? Uuuugggghhh senangnya,” tulisnya.

Padahal, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membantah tuduhan bahwa mereka menuntut Presiden RI Joko Widodo mundur dalam demonstrasi yang rencananya digelar pada 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta.

Tuduhan itu banyak dilontarkan di media sosial, dipicu oleh keberadaan poster yang mengatasnamakan BEM SI dan mencantumkan pernyataan “Turunkan Jokowi dan kroninya”.

Koordinator BEM SI Kaharuddin memastikan bahwa poster tersebut hoaks. “Belum ada poster aksi yang kami keluarkan,” katanya kepada wartawan. (fin/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/