alexametrics
32.7 C
Jayapura
Monday, 23 May 2022

Ini Daftar ‘Enaknya’ Periyanto, Penumpang Alphard yang G*blok-an Polisi

RADARPAPUA.ID – Periyanto, penumpang Alphard yang viral karena memaki-maki polisi di Tasikmalaya, Jawa Barat, masih menjadi perbincangan publik dan membuat ngelus dada.

 

Pasalnya, kelakuan Periyanto dinilai sangat tidak pantas. Terlebih kepada petugas yang tengah bertugas mengatur lalu lintas demi kelancaran Lebaran 2022.

 

Bahkan, publik juga melontarkan kecaman keras kepada orang kaya yang tinggal di perumahan elite di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor itu.

 

Periyanto pun sudah menyampaikan permintaan maaf melalui video.

 

Kendati demikian, penumpang Alphard yang memaki-maki polisi itu hingga kini masih belum diproses secara hukum.

 

Berikut 5 daftar ‘enaknya’ Periyanto penumpang Alphard yang memaki-maki polisi di Tasikmalaya, Jawa Barat:

 

1. Belum Diproses hukum

 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengakui, Periyanto sampai saat ini belum diproses secara hukum.

 

Proses hukum terhadap Periyanto orang kaya penumpang Alphard hitam itu masih dikesampingkan.

 

Pasalnya, hingga saat ini Polri masih fokus penanganan pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran 2022.

 

“(Periyanto) Belum diproses,” ungkap Kombes Ibrahim Tompo, Minggu (8/5/2022).

 

2. Tergantung Iptu Asep Saefuloh

 

Ibrahim Tompo menyatakan, kendati Periyanto sudah meminta maaf, proses hukum masih bisa tetap dilakukan.

 

Itu bisa terjadi jika Iptu Asep Safuloh melayangkan laporan.

 

“Iya (bisa diproses). Tergantung laporan yang akan dibuat oleh korbannya,” tegas Tompo.

 

3. Plat Nomor ‘Bodong’

 

Mobil Alphard milik Periyanto juga kedapatan menggunakan plat nomor polisi ‘bodong’.

Baca Juga :  15 Bupati/Wali Kota Sinergi Topang Gubernur Pulihkan Ekonomi Sulut

 

Pasalnya, mobil mewah keluaran terbaru itu semestinya berplat nomor F-771-TOH.

 

Akan tetapi pada kenyataannya, angka ‘1’ di plat nomor tersebut digeser mendekati huruf ‘OH’.

 

Dengan demikian plat nomor mobil Alphard hitam tersebut menjadi F-77-1TOH.

 

“(Tidak ditilang karena) Tidak ada pelanggaran lalu lintasnya,” kata Kombes Ibrahim Tompo dikutip dari detikJabar, Minggu (8/5/2022).

 

4. Fokus Pelayanan Arus Balik Lebaran 2022

 

Dalam kasus ini, polisi menyatakan masih mengesampingkan tindakan Periyanto penumpang Alphard.

 

Alasannya, Polri masih fokus pada pengaturan lalu lintas, pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran 2022.

 

Baik terkait kemungkinan proses hukum maupun tilang atas plat nomor ‘bodong’ Alphard milik Periyanto.

 

“Kami masih fokus pengamanan mudik dan pelayanan arus lalu lintas,” ujar Kombes Ibrahim Tompo.

 

5. Cukup Minta Maaf

 

Setelah video Periyanto penumpang Alphard maki-maki polisi viral, Periyanto menyampaikan permohonan maaf.

 

Permohonan maaf itu disampaikan Periyanto di depan Pos Terpadu Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya.

 

Dalam video itu juga terlihat mobi Alphard keluaran terbaru bernomor polisi F-77-1TOH miliknya.

 

“Kami mohon maaf karena tadi ada sedikit miskomunikasi saat pengalihan jalur, terus sedikit ada ketegangan,” ucap Periyanto enteng.

 

Periyanto mengklaim bahwa permasalahan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

 

“Kami memohon maaf dan sekarang sudah diselesaikan dengan baik,” singkat Periyanto yang terlihat santai. (ruh/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID – Periyanto, penumpang Alphard yang viral karena memaki-maki polisi di Tasikmalaya, Jawa Barat, masih menjadi perbincangan publik dan membuat ngelus dada.

 

Pasalnya, kelakuan Periyanto dinilai sangat tidak pantas. Terlebih kepada petugas yang tengah bertugas mengatur lalu lintas demi kelancaran Lebaran 2022.

 

Bahkan, publik juga melontarkan kecaman keras kepada orang kaya yang tinggal di perumahan elite di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor itu.

 

Periyanto pun sudah menyampaikan permintaan maaf melalui video.

 

Kendati demikian, penumpang Alphard yang memaki-maki polisi itu hingga kini masih belum diproses secara hukum.

 

Berikut 5 daftar ‘enaknya’ Periyanto penumpang Alphard yang memaki-maki polisi di Tasikmalaya, Jawa Barat:

 

1. Belum Diproses hukum

 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengakui, Periyanto sampai saat ini belum diproses secara hukum.

 

Proses hukum terhadap Periyanto orang kaya penumpang Alphard hitam itu masih dikesampingkan.

 

Pasalnya, hingga saat ini Polri masih fokus penanganan pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran 2022.

 

“(Periyanto) Belum diproses,” ungkap Kombes Ibrahim Tompo, Minggu (8/5/2022).

 

2. Tergantung Iptu Asep Saefuloh

 

Ibrahim Tompo menyatakan, kendati Periyanto sudah meminta maaf, proses hukum masih bisa tetap dilakukan.

 

Itu bisa terjadi jika Iptu Asep Safuloh melayangkan laporan.

 

“Iya (bisa diproses). Tergantung laporan yang akan dibuat oleh korbannya,” tegas Tompo.

 

3. Plat Nomor ‘Bodong’

 

Mobil Alphard milik Periyanto juga kedapatan menggunakan plat nomor polisi ‘bodong’.

Baca Juga :  15 Bupati/Wali Kota Sinergi Topang Gubernur Pulihkan Ekonomi Sulut

 

Pasalnya, mobil mewah keluaran terbaru itu semestinya berplat nomor F-771-TOH.

 

Akan tetapi pada kenyataannya, angka ‘1’ di plat nomor tersebut digeser mendekati huruf ‘OH’.

 

Dengan demikian plat nomor mobil Alphard hitam tersebut menjadi F-77-1TOH.

 

“(Tidak ditilang karena) Tidak ada pelanggaran lalu lintasnya,” kata Kombes Ibrahim Tompo dikutip dari detikJabar, Minggu (8/5/2022).

 

4. Fokus Pelayanan Arus Balik Lebaran 2022

 

Dalam kasus ini, polisi menyatakan masih mengesampingkan tindakan Periyanto penumpang Alphard.

 

Alasannya, Polri masih fokus pada pengaturan lalu lintas, pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran 2022.

 

Baik terkait kemungkinan proses hukum maupun tilang atas plat nomor ‘bodong’ Alphard milik Periyanto.

 

“Kami masih fokus pengamanan mudik dan pelayanan arus lalu lintas,” ujar Kombes Ibrahim Tompo.

 

5. Cukup Minta Maaf

 

Setelah video Periyanto penumpang Alphard maki-maki polisi viral, Periyanto menyampaikan permohonan maaf.

 

Permohonan maaf itu disampaikan Periyanto di depan Pos Terpadu Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya.

 

Dalam video itu juga terlihat mobi Alphard keluaran terbaru bernomor polisi F-77-1TOH miliknya.

 

“Kami mohon maaf karena tadi ada sedikit miskomunikasi saat pengalihan jalur, terus sedikit ada ketegangan,” ucap Periyanto enteng.

 

Periyanto mengklaim bahwa permasalahan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

 

“Kami memohon maaf dan sekarang sudah diselesaikan dengan baik,” singkat Periyanto yang terlihat santai. (ruh/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/