alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 26 May 2022

Mobil Ketua PSI Dituding Bolak-Balik Sumur Resapan, Guntur Romli: Gubernur…

RADARPAPUA.ID – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menggapi berita soal CCTV di Bona Indah yang tak tunjukkan mobil Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka bolak-balik di sumur resapan.

 

Guntur Romli menyindir keras bahwa virus kebohongan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menular hingga ke level lurah.

 

Sebagaimana diketahui, Lurah Lebak Bulus sempat menyatakan bahwa ada mobil yang bolak-balik sebelum sumur resapan ambles.

 

Adapun sumur resapan tersebut ambles saat dilewati oleh mobil Ketua DPP PSI, Isyana pada Rabu, 8 Desember 2021. “Nasibmu Jakarta, dari level gubernur sampai lurah PEMBOHONG! Virus kebohongan Anies Baswedan menular!” kata Guntur Romli melalui akun Twitter resminya pada Jumat, 10 Desember 2021.

 

Diketahui, Lurah Bangka, Junaidi, menanggapi kejadian itu. Informasi dia terima, sebelum kejadian beberapa waktu lalu ada mobil mencurigakan yang mondar-mandir dekat lokasi.

 

“Informasi baru dugaan ya, cuman anehnya kok mobil bolak-balik di situ. Makanya bingung tapi saya enggak suuzon,” ucap Junaidi, Kamis (10/12).

 

Bahkan, mobil yang melintas itu seperti adu cepat alias balapan. Ban mobil sampai berbekas di lokasi. “Mobil itu ngepot ngepot di situ kayak orang di tempat balapan. Dibuat ngebut-ngebut ngepot di situ ada lubangnya itu makanya dia jebol,” jelasnya

 

Junaidi sebenarnya juga heran ketika ada mobil melintas di kawasan itu. Sebab menurutnya, lokasi itu bukan jalur yang biasanya ramai dilalui kendaraan. Menurutnya, hanya warga setempat yang bolak-balik melintasi jalan itu.

 

Dia juga memastikan, di lokasi sudah diberikan tanda berupa plang menunjukkan ada pengerjaan sumur resapan. Tetapi, sambungnya, plang itu sudah dicopot tanpa diketahui pelakunya.

 

“Ada kemungkinan karena lihat jalannya halus, aspal bagus, kan dianggap sudah bisa dipakai, dicopotlah sama dia nih si tempat penghalang itu baru dibuat ngebut-ngebut ngepot di situ ada lubangnya itu makanya dia jebol,” jelasnya.

Baca Juga :  Anies Baswedan Baca Buku Terduga Teroris Dewan Syuro JI, Farid Okbah

 

Sementara itu, Isyana mengaku khawatir amblesnya sumur resapan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dapat mengancam jiwa, khususnya bagi pengendara motor. Kekhawatiran ini disampaikan usai mobilnya terperosok di sumur resapan Lebak Bulus.

 

“Bayangkan jika sumur dengan kondisi serupa dilintasi oleh pengendara sepeda motor yang membonceng anak kecil. Ini bisa mengancam jiwa,” ucap Isyana kepada merdeka.com, Kamis (9/12).

 

Isyana tidak mempermasalahkan lecet pada mobilnya yang disebabkan dari kejadian tersebut. Hanya saja, kondisi tersebut mempertegas kekhawatiran PSI mengenai fungsi sumur resapan.

 

Isyana menuturkan, selama ini anggota DPRD Fraksi PSI kerap lantang menolak pembangunan sumur resapan sebagai pengendali banjir.

 

Menurut Isyana, normalisasi sungai, pembangunan waduk dan saluran, merupakan upaya efektif penanggulangan banjir. “PSI meyakini program normalisasi sungai dan pembangunan waduk, saluran, serta tanggul jauh lebih urgen dibandingkan dengan sumur resapan. Dan kejadian ini mengkonfirmasi kekhawatiran kami,” lugasnya.

 

Isyana bercerita, saat kejadian, mobil sedang dibawa oleh sopir untuk membeli makan siang. Sepulang membeli makan siang, dengan kecepatan rendah, ban mobil bagian belakang terperosok.

 

“Dia (sopir) melintas dengan kecepatan rendah, tiba-tiba roda kanan belakang mobil “kejeblos” proyek lubang peresapan air yang sudah selesai dikerjakan,” kata Isyana.

 

Pernyataan sopir Isyana, tidak ada garis batas di sekitar lokasi. Sopir kemudian meminta tolong kepada orang-orang yang melintas untuk membantu mengangkat bagian belakang mobil yang terjerembab.

 

“Sebaiknya faktor kualitas dan keamanan diperhatikan betul dalam pengerjaan seperti ini. Jangan sampai ada korban dari pengendara yang melintas,” harap Isyana.(trk/mdk)

RADARPAPUA.ID – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menggapi berita soal CCTV di Bona Indah yang tak tunjukkan mobil Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka bolak-balik di sumur resapan.

 

Guntur Romli menyindir keras bahwa virus kebohongan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menular hingga ke level lurah.

 

Sebagaimana diketahui, Lurah Lebak Bulus sempat menyatakan bahwa ada mobil yang bolak-balik sebelum sumur resapan ambles.

 

Adapun sumur resapan tersebut ambles saat dilewati oleh mobil Ketua DPP PSI, Isyana pada Rabu, 8 Desember 2021. “Nasibmu Jakarta, dari level gubernur sampai lurah PEMBOHONG! Virus kebohongan Anies Baswedan menular!” kata Guntur Romli melalui akun Twitter resminya pada Jumat, 10 Desember 2021.

 

Diketahui, Lurah Bangka, Junaidi, menanggapi kejadian itu. Informasi dia terima, sebelum kejadian beberapa waktu lalu ada mobil mencurigakan yang mondar-mandir dekat lokasi.

 

“Informasi baru dugaan ya, cuman anehnya kok mobil bolak-balik di situ. Makanya bingung tapi saya enggak suuzon,” ucap Junaidi, Kamis (10/12).

 

Bahkan, mobil yang melintas itu seperti adu cepat alias balapan. Ban mobil sampai berbekas di lokasi. “Mobil itu ngepot ngepot di situ kayak orang di tempat balapan. Dibuat ngebut-ngebut ngepot di situ ada lubangnya itu makanya dia jebol,” jelasnya

 

Junaidi sebenarnya juga heran ketika ada mobil melintas di kawasan itu. Sebab menurutnya, lokasi itu bukan jalur yang biasanya ramai dilalui kendaraan. Menurutnya, hanya warga setempat yang bolak-balik melintasi jalan itu.

 

Dia juga memastikan, di lokasi sudah diberikan tanda berupa plang menunjukkan ada pengerjaan sumur resapan. Tetapi, sambungnya, plang itu sudah dicopot tanpa diketahui pelakunya.

 

“Ada kemungkinan karena lihat jalannya halus, aspal bagus, kan dianggap sudah bisa dipakai, dicopotlah sama dia nih si tempat penghalang itu baru dibuat ngebut-ngebut ngepot di situ ada lubangnya itu makanya dia jebol,” jelasnya.

Baca Juga :  Airlangga Dorong UMKM Perempuan untuk Bangkit Lawan Pandemi

 

Sementara itu, Isyana mengaku khawatir amblesnya sumur resapan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dapat mengancam jiwa, khususnya bagi pengendara motor. Kekhawatiran ini disampaikan usai mobilnya terperosok di sumur resapan Lebak Bulus.

 

“Bayangkan jika sumur dengan kondisi serupa dilintasi oleh pengendara sepeda motor yang membonceng anak kecil. Ini bisa mengancam jiwa,” ucap Isyana kepada merdeka.com, Kamis (9/12).

 

Isyana tidak mempermasalahkan lecet pada mobilnya yang disebabkan dari kejadian tersebut. Hanya saja, kondisi tersebut mempertegas kekhawatiran PSI mengenai fungsi sumur resapan.

 

Isyana menuturkan, selama ini anggota DPRD Fraksi PSI kerap lantang menolak pembangunan sumur resapan sebagai pengendali banjir.

 

Menurut Isyana, normalisasi sungai, pembangunan waduk dan saluran, merupakan upaya efektif penanggulangan banjir. “PSI meyakini program normalisasi sungai dan pembangunan waduk, saluran, serta tanggul jauh lebih urgen dibandingkan dengan sumur resapan. Dan kejadian ini mengkonfirmasi kekhawatiran kami,” lugasnya.

 

Isyana bercerita, saat kejadian, mobil sedang dibawa oleh sopir untuk membeli makan siang. Sepulang membeli makan siang, dengan kecepatan rendah, ban mobil bagian belakang terperosok.

 

“Dia (sopir) melintas dengan kecepatan rendah, tiba-tiba roda kanan belakang mobil “kejeblos” proyek lubang peresapan air yang sudah selesai dikerjakan,” kata Isyana.

 

Pernyataan sopir Isyana, tidak ada garis batas di sekitar lokasi. Sopir kemudian meminta tolong kepada orang-orang yang melintas untuk membantu mengangkat bagian belakang mobil yang terjerembab.

 

“Sebaiknya faktor kualitas dan keamanan diperhatikan betul dalam pengerjaan seperti ini. Jangan sampai ada korban dari pengendara yang melintas,” harap Isyana.(trk/mdk)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/