alexametrics
31.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

Sumur Resapan Jakarta Bermasalah, TGUPP Bela Anies dan Seret Nama Presiden

RADARPAPUA.ID – Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Tatak Ujiyati merespons sumur resapan yang saat ini menuai banyak kritikan publik.

 

Kritikan itu dilontarkan karena sumur resapan yang dikerjakan Pemprov DKI bermasalah akhir-akhir ini. Ada yang penutupnya amblas, menggangu badan jalan, hingga mengakibatkan ban mobil terperosok. Namun, Tatak mengungkapkan program itu sebenarnya merupakan warisan dari Joko Widodo saat masih menjabat Gubernur DKI.

 

“Sumur resapan yang kini masif dibangun di Jakarta di jaman Anies, sebenarnya meneruskan program Pemprov DKI pada masa Pak Jokowi,” kata Tatak lewat akun Twitter tatakujiyati, dikutip pada Jumat, 10 Desember.

 

Tatak pun mengaku heran. Ketika Jokowi mencanangkan pembangunan sumur resapan sejak tahun 2013, tak ada yang mempermasalahkan. Berbeda dengan program sumur resapan zaman Gubernur DKI Anies Baswedan. “Dulu tak dipermasalahkan, kenapa sekarang jadi soal?” cecarnya.

 

Sumur resapan yg kini masif dibangun di Jakarta di jaman Anies, sebenarnya meneruskan program Pemprov DKI pada masa Pak Jokowi.

 

Sebagai informasi, beberapa waktu belakangan, sumur resapan atau drainase vertikal di Ibu Kota menjadi sorotan. Jelang akhir tahun, Pemprov DKI mengebut pembuatan drainase vertikal mencapai 26 ribu titik sampai akhir Desember 2021.

Baca Juga :  SETUJU? Purnawirawan TNI-Polri: Gatot Nurmantyo, Budi Gunawan, Firli Bahuri...

 

Sayangnya, sejumlah sumur resapan yang dibuat mengalami kerusakan. Salah satunya adalah yang dikeluhkan oleh komika Soleh Solihun. Soleh menyebut pengerjaan Sumur resapan di Jalan Intan, Cilandak, Jakarta Selatan baru dikerjakan sebulan lalu. Ternyata, penutupnya sudah rusak.

 

Penutup sumur resapan di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus juga amblas. Sehingga, warga setempat menaruh pot bunga untuk menandai agar pengguna kendaraan bermotor tak melintas, sampai akhirnya diperbaiki.

 

Kemudian, sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan ambles lalu diaspal. Pengaspalan itu dilakukan hingga menutupi sumur resapan yang baru dibuat sebulan lalu tersebut. Kemudian, 23 titik sumur resapan ini dilubangi agar meresap air.

 

Terakhir, ban sebuah mobil terperosok ke dalam lobang sumur resapan di jalanan kawasan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Pusat. Sumur resapan yang dilapisi aspal tersebut jebol karena terlindas ban mobil.(voi)

RADARPAPUA.ID – Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Tatak Ujiyati merespons sumur resapan yang saat ini menuai banyak kritikan publik.

 

Kritikan itu dilontarkan karena sumur resapan yang dikerjakan Pemprov DKI bermasalah akhir-akhir ini. Ada yang penutupnya amblas, menggangu badan jalan, hingga mengakibatkan ban mobil terperosok. Namun, Tatak mengungkapkan program itu sebenarnya merupakan warisan dari Joko Widodo saat masih menjabat Gubernur DKI.

 

“Sumur resapan yang kini masif dibangun di Jakarta di jaman Anies, sebenarnya meneruskan program Pemprov DKI pada masa Pak Jokowi,” kata Tatak lewat akun Twitter tatakujiyati, dikutip pada Jumat, 10 Desember.

 

Tatak pun mengaku heran. Ketika Jokowi mencanangkan pembangunan sumur resapan sejak tahun 2013, tak ada yang mempermasalahkan. Berbeda dengan program sumur resapan zaman Gubernur DKI Anies Baswedan. “Dulu tak dipermasalahkan, kenapa sekarang jadi soal?” cecarnya.

 

Sumur resapan yg kini masif dibangun di Jakarta di jaman Anies, sebenarnya meneruskan program Pemprov DKI pada masa Pak Jokowi.

 

Sebagai informasi, beberapa waktu belakangan, sumur resapan atau drainase vertikal di Ibu Kota menjadi sorotan. Jelang akhir tahun, Pemprov DKI mengebut pembuatan drainase vertikal mencapai 26 ribu titik sampai akhir Desember 2021.

Baca Juga :  Puan Maharani: Jangan Sampai Porak-poranda Karena Ambisi Oknum

 

Sayangnya, sejumlah sumur resapan yang dibuat mengalami kerusakan. Salah satunya adalah yang dikeluhkan oleh komika Soleh Solihun. Soleh menyebut pengerjaan Sumur resapan di Jalan Intan, Cilandak, Jakarta Selatan baru dikerjakan sebulan lalu. Ternyata, penutupnya sudah rusak.

 

Penutup sumur resapan di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus juga amblas. Sehingga, warga setempat menaruh pot bunga untuk menandai agar pengguna kendaraan bermotor tak melintas, sampai akhirnya diperbaiki.

 

Kemudian, sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan ambles lalu diaspal. Pengaspalan itu dilakukan hingga menutupi sumur resapan yang baru dibuat sebulan lalu tersebut. Kemudian, 23 titik sumur resapan ini dilubangi agar meresap air.

 

Terakhir, ban sebuah mobil terperosok ke dalam lobang sumur resapan di jalanan kawasan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Pusat. Sumur resapan yang dilapisi aspal tersebut jebol karena terlindas ban mobil.(voi)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/