alexametrics
28.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

Yunarto Wijaya Sindir Denny Siregar Terkait Wadas, Caper

RADARPAPUA.ID – Pegiat Media Sosial Denny Siregar membuat narasi terkait Bendungan Bener di Wadas yang ditulis di media sosial Facebook.

Dilansir dari Fajar.co.id, hal ini mendapat tanggapan dari Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Menurutnya, narasi Denny Siregar hanya menambah masalah. Pengamat politik ini pun mengunggah tangkapan layar tulisan Denny pada akun Twitter @yunartowijaya, Kamis, 10 Februari 2022.

“Paragraf 1 & 2 sepertinya benar, paragraf 3 debatable, paragraf selanjutnya ngehek, caper dan cuma nambah masalah…,” ujar Yunarto.

Cuitan Yunarto langsung direspon salah seorang warga Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Pemilik akun @mata_anggaran menyatakan tulisan Denny itu mengarang bebas di paragraf kedua.

“Paragraf 2 udah ngarang bebas om. Saya tinggal di sekitaran sana sejak lahir sampai usia 18 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  PENGUMUMAN! PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang hingga 14 Maret

“Daerah wadas dan desa2 sekitarnya seperti kedung loteng, kaliurip, kedung pucang, tidak pernah kekurangan air. Sawah pakai irigasi dan panen setahun 2x itu lumrah,” tandasnya.

Berikut tulisan Denny Siregar:

Di Wadas itu sedang ada pembangunan Bendungan Raksasa tertinggi di Indonesia, bahkan tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Fungsi bendungan ini supaya bisa mengontrol panen, yang biasanya mengandalkan alam. Kalau udah jadi, petani bisa panen 2 kali setahun. Tentu pertani yang untung.

Ini terobosan luar biasa supaya negara ini punya ketahanan pangan.

Yang ribut-ribut itu bukan mayoritas kok. Mayoritas mendukung. Tapi jangan tanya ke LSM-LSM ya, pasti datanya beda karena buat mereka, “Kalau gak rusuh, gak makan…”.(msn/fajar)

RADARPAPUA.ID – Pegiat Media Sosial Denny Siregar membuat narasi terkait Bendungan Bener di Wadas yang ditulis di media sosial Facebook.

Dilansir dari Fajar.co.id, hal ini mendapat tanggapan dari Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Menurutnya, narasi Denny Siregar hanya menambah masalah. Pengamat politik ini pun mengunggah tangkapan layar tulisan Denny pada akun Twitter @yunartowijaya, Kamis, 10 Februari 2022.

“Paragraf 1 & 2 sepertinya benar, paragraf 3 debatable, paragraf selanjutnya ngehek, caper dan cuma nambah masalah…,” ujar Yunarto.

Cuitan Yunarto langsung direspon salah seorang warga Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Pemilik akun @mata_anggaran menyatakan tulisan Denny itu mengarang bebas di paragraf kedua.

“Paragraf 2 udah ngarang bebas om. Saya tinggal di sekitaran sana sejak lahir sampai usia 18 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  MENYEJUKAN! Ini Penjelasan Direktur Pusat Studi Al-Quran Quraish Shihab...

“Daerah wadas dan desa2 sekitarnya seperti kedung loteng, kaliurip, kedung pucang, tidak pernah kekurangan air. Sawah pakai irigasi dan panen setahun 2x itu lumrah,” tandasnya.

Berikut tulisan Denny Siregar:

Di Wadas itu sedang ada pembangunan Bendungan Raksasa tertinggi di Indonesia, bahkan tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Fungsi bendungan ini supaya bisa mengontrol panen, yang biasanya mengandalkan alam. Kalau udah jadi, petani bisa panen 2 kali setahun. Tentu pertani yang untung.

Ini terobosan luar biasa supaya negara ini punya ketahanan pangan.

Yang ribut-ribut itu bukan mayoritas kok. Mayoritas mendukung. Tapi jangan tanya ke LSM-LSM ya, pasti datanya beda karena buat mereka, “Kalau gak rusuh, gak makan…”.(msn/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/