alexametrics
25.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Anak Buah Megawati Apresiasi Anies Cabut Banding: Sesekali Perlu juga…

RADARPAPUA.ID – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan dirinya menghargai keputusan Gubernur Anies Baswedan yang mencabut banding putusan banjir Kali Mampang.

 

Diketahui, Anies mengajukan banding terhadap putusan PTUN soal banjir Kali Mampang. Namun, banding tersebut kemudian dicabut hanya dalam waktu dua hari.

 

Politisi PDIP ini menuturkan, sebagai pemimpin daerah, sedari awal memang pengajuan banding terhadap putusan banjir tak layak dilakukan. Apalagi dalam hukumannya, Anies hanya diminta untuk mengeruk sungai dan membangun turap.

 

“Kita menghargai sikap yang diambil gubernur, karena memang tidak pantas kalau sampai mengambil sikap banding untuk hal yang menjadi kewajiban Pemprov. Sesekali perlu juga Pak Anies bersikap benar, kita apresiasi,” kata dia saat dihubungi JPNN.com, Sabtu (12/3).

Baca Juga :  Tinjau Sentra Vaksinasi Kanisius JCC, Menko Airlangga Sampaikan Hal Ini

 

Anggota Komisi B itu meminta agar ke depannya Anies lebih mempertimbangkan bila ingin mengambil keputusan. Terlebih soal banding terhadap putusan banjir justru terkesan melawan warga sendiri.

 

“Sebaiknya ke depan, dipertimbangkan dulu matang-matang sikap yang mau diambil, sehingga tidak emosional dan kontraproduktif. Sebaiknya dikerjakan saja apa yang jadi putusan PTUN,” tutur Gilbert.

 

Sebelumnya, Anies Baswedan memutuskan mencabut upaya banding atas putusan PTUN Jakarta Nomor 205/G/TF/2021/PTUN-JKT terhadap pengerukan Kali Mampang.

 

Saat mengajukan banding, pria 52 tahun itu mendapat serangkaian kritikan dari berbagai pihak karena dinilai melawan korban banjir.(fajar)

RADARPAPUA.ID – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan dirinya menghargai keputusan Gubernur Anies Baswedan yang mencabut banding putusan banjir Kali Mampang.

 

Diketahui, Anies mengajukan banding terhadap putusan PTUN soal banjir Kali Mampang. Namun, banding tersebut kemudian dicabut hanya dalam waktu dua hari.

 

Politisi PDIP ini menuturkan, sebagai pemimpin daerah, sedari awal memang pengajuan banding terhadap putusan banjir tak layak dilakukan. Apalagi dalam hukumannya, Anies hanya diminta untuk mengeruk sungai dan membangun turap.

 

“Kita menghargai sikap yang diambil gubernur, karena memang tidak pantas kalau sampai mengambil sikap banding untuk hal yang menjadi kewajiban Pemprov. Sesekali perlu juga Pak Anies bersikap benar, kita apresiasi,” kata dia saat dihubungi JPNN.com, Sabtu (12/3).

Baca Juga :  KRITIK KERAS! Taman Warisan Ahok Tak Diurus Anies Baswedan, Ketua DPRD...

 

Anggota Komisi B itu meminta agar ke depannya Anies lebih mempertimbangkan bila ingin mengambil keputusan. Terlebih soal banding terhadap putusan banjir justru terkesan melawan warga sendiri.

 

“Sebaiknya ke depan, dipertimbangkan dulu matang-matang sikap yang mau diambil, sehingga tidak emosional dan kontraproduktif. Sebaiknya dikerjakan saja apa yang jadi putusan PTUN,” tutur Gilbert.

 

Sebelumnya, Anies Baswedan memutuskan mencabut upaya banding atas putusan PTUN Jakarta Nomor 205/G/TF/2021/PTUN-JKT terhadap pengerukan Kali Mampang.

 

Saat mengajukan banding, pria 52 tahun itu mendapat serangkaian kritikan dari berbagai pihak karena dinilai melawan korban banjir.(fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/