alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

Puan Minta Aturan Prokes Karantina Dijalankan Secara Tegas

JAKARTA— Puan Maharani mengingatkan agar aturan protokol kesehatan karantina bagi siapa pun yang baru datang dari luar negeri harus dijalankan secara tegas. Oleh karena itu, Ketua DPR RI ini meminta Satgas Penanganan Covid-19 bersama instansi-instansi terkait mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan oleh pelaku perjalanan internasional.

“Karantina bagi siapa saja yang memasuki wilayah Indonesia dari luar negeri, baik itu WNI maupun WNA, wajib dilakukan. Jangan ada kompromi terhadap aturan karantina bagi orang yang baru saja melakukan perjalanan internasional,” kata Puan, seperti dilansir Antara.

Puan menegaskan, semua yang datang ke Indonesia dari luar negeri wajib melakukan karantina berdasarkan aturan Satgas Penanganan Covid-19. Ia menilai berbagai kejadian pelanggaran karantina sebagai persoalan serius, seperti ada sejumlah kasus pelanggaran karantina yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Saya berharap Satgas Covid-19 melakukan pengawasan lebih maksimal agar tidak ada lagi yang lolos dari kewajiban karantina usai perjalanan dari luar negeri,” ujarnya. Ketua DPR memandang perlu penerapan aturan karantina guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Eks Wali Kota Solo Ngaku Tak Pernah Diundang Puan Maharani

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dalam penerapan aturan tersebut. Menurut dia, proses karantina setelah perjalanan dari luar negeri bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, melainkan demi kebaikan bersama.

“Ini sebagai langkah antisipasi adanya imported case. Jika terjadi, akan berdampak pada penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia,” katanya. Puan mengatakan bahwa pelaku perjalanan internasional harus bisa memahami jika ada sedikit saja kekeliruan dari prokes, dampaknya bisa sangat besar.

Salah satu yang dikhawatirkannya adalah masuknya varian baru Covid-19 tanpa terdeteksi apabila aturan karantina diabaikan. “Oleh karena itu, jangan main-main dengan aturan ini. Kita tidak mau Indonesia kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 seperti beberapa waktu lalu yang dampak turunannya sangat besar,” ujarnya.(ant/tan)

JAKARTA— Puan Maharani mengingatkan agar aturan protokol kesehatan karantina bagi siapa pun yang baru datang dari luar negeri harus dijalankan secara tegas. Oleh karena itu, Ketua DPR RI ini meminta Satgas Penanganan Covid-19 bersama instansi-instansi terkait mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan oleh pelaku perjalanan internasional.

“Karantina bagi siapa saja yang memasuki wilayah Indonesia dari luar negeri, baik itu WNI maupun WNA, wajib dilakukan. Jangan ada kompromi terhadap aturan karantina bagi orang yang baru saja melakukan perjalanan internasional,” kata Puan, seperti dilansir Antara.

Puan menegaskan, semua yang datang ke Indonesia dari luar negeri wajib melakukan karantina berdasarkan aturan Satgas Penanganan Covid-19. Ia menilai berbagai kejadian pelanggaran karantina sebagai persoalan serius, seperti ada sejumlah kasus pelanggaran karantina yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Saya berharap Satgas Covid-19 melakukan pengawasan lebih maksimal agar tidak ada lagi yang lolos dari kewajiban karantina usai perjalanan dari luar negeri,” ujarnya. Ketua DPR memandang perlu penerapan aturan karantina guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Saiful Mujani: Tidak Ada Kegentingan untuk Amandemen Konstitusi

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dalam penerapan aturan tersebut. Menurut dia, proses karantina setelah perjalanan dari luar negeri bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, melainkan demi kebaikan bersama.

“Ini sebagai langkah antisipasi adanya imported case. Jika terjadi, akan berdampak pada penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia,” katanya. Puan mengatakan bahwa pelaku perjalanan internasional harus bisa memahami jika ada sedikit saja kekeliruan dari prokes, dampaknya bisa sangat besar.

Salah satu yang dikhawatirkannya adalah masuknya varian baru Covid-19 tanpa terdeteksi apabila aturan karantina diabaikan. “Oleh karena itu, jangan main-main dengan aturan ini. Kita tidak mau Indonesia kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 seperti beberapa waktu lalu yang dampak turunannya sangat besar,” ujarnya.(ant/tan)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/