alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Tegaskan Pemilu Tetap Digelar Februari 2024, Puan Maharani: Mekanismenya Sudah

RADARPAPUA.ID–Ketua DPR Puan Maharani menegaskan jadwal pemilu sudah ditetapkan pemerintah dan DPR yaitu Februari 2024. Pernyataan itu sekaligus mematahkan wacana penundaan yang digaungkan oleh tiga ketum parpol pendukung pemerintah lainya, yakni, PKB, PAN dan Golkar.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute Karyono Wibowo berpandangan sikap tegas Puan tersebut layak diapresiasi. Karena bisa membuat upaya menggaungkan penundaan pemilu menjadi kehilangan pamor.

“Ya ketegasan Ibu Puan perlu diapresiasi, bahwa Pemilu 2024 sudah ada kesepakatan,” kata Karyono kepada wartawan, Rabu (16/3)

Menurut Karyono, pernyataan Puan itu tidak hanya mewakili repsensentasi DPR RI tetapi juga sikap PDI Perjuangan yang tentu saja sebagai fraksi terbesar sudah pasti memiliki peran besar dalam pengambilan keputusan di Parlemen.

“Saya kira ini akan mendapat respons positif dari masyarakat sikap dari PDI Perjuangan sebelumnya dan ditegaskan kembali oleh Ibu Puan terkait penolakan penundaan pemilu,” beber Karyono.

Lebih lanjut, Karyono berpendapat, dengan sikap tegas Puan untuk tetap melaksanakan Pemilu 2024 tentu akan menuai simpati publik lah yang berpotensi meningkatkan kesukaan atau elektabilitas Puan.

Baca Juga :  Proses Penanganan Covid-19 Disorot Puan Maharani

Sebab, bagi Karyono, sikap seperti itu yang saat dibutuhkan oleh rakyat, yakni melihat aspirasi mayoritas masyarakat, bukan hanya dari aspirasi segelintir elite.

“Tentu suara Mbak Puan mewakili sebagian besar masyarakat yang cenderung menolak penundaan Pemilu, berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Pak Luhut yang mengungkapkan terkait adanya big data yang menggambarkan sejumlah masyarakat yang setuju penundaan Pemilu,” urai Karyono.

Diberitakan sebelumnya, dalam konferensi Pers bersama pimpinan DPR pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. “Jadi mekanisme yang sudah berjalan, ya, kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Puan menyatakan mekanisme di DPR terkait penundaan Pemilu sudah berjalan.

“Terkait dengan penundaan pemilu, pimpinan DPR sesuai dengan mekanismenya DPR dan pemerintah sudah menyepakati bahwa pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. Jadi mekanisme yang sudah berjalan, ya, kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/3).(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Ketua DPR Puan Maharani menegaskan jadwal pemilu sudah ditetapkan pemerintah dan DPR yaitu Februari 2024. Pernyataan itu sekaligus mematahkan wacana penundaan yang digaungkan oleh tiga ketum parpol pendukung pemerintah lainya, yakni, PKB, PAN dan Golkar.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute Karyono Wibowo berpandangan sikap tegas Puan tersebut layak diapresiasi. Karena bisa membuat upaya menggaungkan penundaan pemilu menjadi kehilangan pamor.

“Ya ketegasan Ibu Puan perlu diapresiasi, bahwa Pemilu 2024 sudah ada kesepakatan,” kata Karyono kepada wartawan, Rabu (16/3)

Menurut Karyono, pernyataan Puan itu tidak hanya mewakili repsensentasi DPR RI tetapi juga sikap PDI Perjuangan yang tentu saja sebagai fraksi terbesar sudah pasti memiliki peran besar dalam pengambilan keputusan di Parlemen.

“Saya kira ini akan mendapat respons positif dari masyarakat sikap dari PDI Perjuangan sebelumnya dan ditegaskan kembali oleh Ibu Puan terkait penolakan penundaan pemilu,” beber Karyono.

Lebih lanjut, Karyono berpendapat, dengan sikap tegas Puan untuk tetap melaksanakan Pemilu 2024 tentu akan menuai simpati publik lah yang berpotensi meningkatkan kesukaan atau elektabilitas Puan.

Baca Juga :  Proses Penanganan Covid-19 Disorot Puan Maharani

Sebab, bagi Karyono, sikap seperti itu yang saat dibutuhkan oleh rakyat, yakni melihat aspirasi mayoritas masyarakat, bukan hanya dari aspirasi segelintir elite.

“Tentu suara Mbak Puan mewakili sebagian besar masyarakat yang cenderung menolak penundaan Pemilu, berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Pak Luhut yang mengungkapkan terkait adanya big data yang menggambarkan sejumlah masyarakat yang setuju penundaan Pemilu,” urai Karyono.

Diberitakan sebelumnya, dalam konferensi Pers bersama pimpinan DPR pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. “Jadi mekanisme yang sudah berjalan, ya, kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Puan menyatakan mekanisme di DPR terkait penundaan Pemilu sudah berjalan.

“Terkait dengan penundaan pemilu, pimpinan DPR sesuai dengan mekanismenya DPR dan pemerintah sudah menyepakati bahwa pemilu itu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari tahun 2024. Jadi mekanisme yang sudah berjalan, ya, kita sepakati dahulu untuk kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/3).(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/