alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Berani Banget Orang Ini, Sebut SBY Bapak Demokrasi, Jokowi Malah Disebut…

RADARPAPUA.ID–Nicho Silalahi kembali melontarkan pernyataan pedas terkait pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dilansir dari Fajar.co.id, kali ini dia membandingkan julukan presiden dari masa ke masa. Jika presiden yang lain mendapat julukan positif, namun tidak dengan presiden Jokowi.

Sebut saja Soekarno sebagai bapak proklamator, Soeharto sebagai bapak pembangunan, BJ Habibie sebagai Bapak Teknologi Nicho bahkan memberikan julukan kepada Jokowi sebagai sebagai bapak penimbun utang.

“1. Soekarno Bapak Proklamator, 2. Soeharto Bapak Pembangunan, 3. Habibi Bapak Tekhnologi, 4. Gusdur Bapak Pluralis, 5. Megawati Ibu ?, 6. SBY Bapak Demokrasi, 7. Jokowi Bapak “PENIMBUN UTANG” Ia gak sih ? 🤪😁😂🤣,”tulis Nicho di akun Twitter-nya, Senin, 18 April 2022.

Postingan Nicho ini merujuk pada data Kementerian Keuangan, per akhir Februari 2022, posisi utang pemerintah sebesar Rp 7.014,58 triliun atau setara 40,17% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga :  WADUH! Amien Rais Sindir Prabowo, Beber Alasan Gabung Menteri Jokowi

Menurut data, utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo terlihat membengkak dibandingkan era SBY.

Selama Presiden Jokowi menjabat, ada kenaikan utang sebesar Rp4.413 triliun sementara selama SBY menjabat sebagai presiden 10 tahun, utang pemerintah bertambah sebesar Rp1.301,5 triliun. (ikbal/fajar)

RADARPAPUA.ID–Nicho Silalahi kembali melontarkan pernyataan pedas terkait pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dilansir dari Fajar.co.id, kali ini dia membandingkan julukan presiden dari masa ke masa. Jika presiden yang lain mendapat julukan positif, namun tidak dengan presiden Jokowi.

Sebut saja Soekarno sebagai bapak proklamator, Soeharto sebagai bapak pembangunan, BJ Habibie sebagai Bapak Teknologi Nicho bahkan memberikan julukan kepada Jokowi sebagai sebagai bapak penimbun utang.

“1. Soekarno Bapak Proklamator, 2. Soeharto Bapak Pembangunan, 3. Habibi Bapak Tekhnologi, 4. Gusdur Bapak Pluralis, 5. Megawati Ibu ?, 6. SBY Bapak Demokrasi, 7. Jokowi Bapak “PENIMBUN UTANG” Ia gak sih ? 🤪😁😂🤣,”tulis Nicho di akun Twitter-nya, Senin, 18 April 2022.

Postingan Nicho ini merujuk pada data Kementerian Keuangan, per akhir Februari 2022, posisi utang pemerintah sebesar Rp 7.014,58 triliun atau setara 40,17% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga :  Perempuan Dian Cahyani Jadi Aktor di Balik Ali Mochtar Minta Duit Rp800 Juta

Menurut data, utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo terlihat membengkak dibandingkan era SBY.

Selama Presiden Jokowi menjabat, ada kenaikan utang sebesar Rp4.413 triliun sementara selama SBY menjabat sebagai presiden 10 tahun, utang pemerintah bertambah sebesar Rp1.301,5 triliun. (ikbal/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/