alexametrics
25.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

GIMANA PENDUKUNG ANIES? Anies Tidak Akan Pede Berpasangan dengan Khofifah

RADARPAPUA.ID – Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebut Anies Baswedan tidak akan pede (percaya diri) jika berpasangan dengan Khofiah Indar Parawansa di Pilpres 2024 mendatang.

 

Menurut Jamiluddin, peluang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk bisa dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2024, relatif kecil.

 

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga mencatat sejumlah kendala jika kedua tokoh kepala daerah ini dipasangkan.

 

Pertama, partai politik yang akan mengusung pasangan Anies-Khofifah relatif sedikit.

 

Pasalnya, hingga kini baru PPP yang terlihat berminat mengusung pasangan tersebut.

 

“Partai Islam lainnya tampaknya kurang berminat mengusung pasangan Anies-Khofifah. Hal yang sama juga terlihat partai yang nasionalis dan nasionalis religius,” jelasnya, Selasa (19/4).

Baca Juga :  Lapor Ustaz Khalid Basalamah, Ini Profil Sandi Tumiwa, Ternyata Mualaf...

 

“Karena itu, Anies kelihatannya tidak akan pede berpasangan dengan Khofifah pada Pilpres 2024,” jelasnya lagi.

 

Kedua, Anies dan Khofifah sama-sama mendapat dukungan dari kelompok Islam.

 

Sejarah di Indonesia, sulit pasangan capres menang hanya diusung kelompok Islam atau kelompok nasionalis saja.

 

“Jadi, peluang Khofifah berpasangan dengan Anies untuk menang memang relatif kecil. Dukungan dari kelompok nasionalis akan sangat kecil bila pasangan Anies-Khofifah maju pada pilpres 2024,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Selasa (19/4). (ral/rmol/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID – Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebut Anies Baswedan tidak akan pede (percaya diri) jika berpasangan dengan Khofiah Indar Parawansa di Pilpres 2024 mendatang.

 

Menurut Jamiluddin, peluang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk bisa dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2024, relatif kecil.

 

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga mencatat sejumlah kendala jika kedua tokoh kepala daerah ini dipasangkan.

 

Pertama, partai politik yang akan mengusung pasangan Anies-Khofifah relatif sedikit.

 

Pasalnya, hingga kini baru PPP yang terlihat berminat mengusung pasangan tersebut.

 

“Partai Islam lainnya tampaknya kurang berminat mengusung pasangan Anies-Khofifah. Hal yang sama juga terlihat partai yang nasionalis dan nasionalis religius,” jelasnya, Selasa (19/4).

Baca Juga :  Abu Janda Mengaku Tak Mau Ustaz Khalid Basalamah Dipolisikan

 

“Karena itu, Anies kelihatannya tidak akan pede berpasangan dengan Khofifah pada Pilpres 2024,” jelasnya lagi.

 

Kedua, Anies dan Khofifah sama-sama mendapat dukungan dari kelompok Islam.

 

Sejarah di Indonesia, sulit pasangan capres menang hanya diusung kelompok Islam atau kelompok nasionalis saja.

 

“Jadi, peluang Khofifah berpasangan dengan Anies untuk menang memang relatif kecil. Dukungan dari kelompok nasionalis akan sangat kecil bila pasangan Anies-Khofifah maju pada pilpres 2024,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Selasa (19/4). (ral/rmol/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/