alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Penjelasan Menpora Ketika Bendera Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas

RADARPAPUA- Bendera merah putih tak bisa dikibarkan di penyerahan Piala Thomas. Padahal momen membanggakan ini sudah ditunggu-tunggu sejak 19 tahun silam.

Diketahui, Indonesia dilarang mengibarkan bendera Merah Putih, kecuali dalam ajang Olimpiade. Hukuman tersebut datang dari Badan Antidoping Dunia (WADA) yang efektif per 7 Oktober lalu.

Menpora Zainudin Amali menyebut Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) tidak dapat memenuhi sebagian jumlah sample doping sebagaimana TDP karena adanya pandemi Covid-19.

“LADI sudah menyampaikan alasan tidak dapat memenuhi sebagian jumlah sample doping sebagaimana TDP karena adanya pandemi Covid-19 yang menyebakan semua kegiatan olahraga di Indonesia dihentikan,” jelas Menpora Zainudin Amali, Senin (18/10).

“Untuk sample doping dalam TDP tahun 2021 akan dipenuhi melalui sample dari PON XX yang sedang dalam proses pengiriman ke Lab tes doping di Qatar,” katanya sebagaimana dikutip dari tvonecom.

Zainudin Amali menegaskan, pembenahan manajemen di internal LADI tengah dilakukan. Ia berharap masalah ini bisa segera terselesaikan.

“Pembenahan manajemen di internal LADI juga sedang dilakukan. Semoga masalah ini segera bisa diselesaikan,” katanya.

Baca Juga :  Ketum KNPI Berdoa Atas Vonis Bebas Penembak Laskar FPI: Hukuman Akhirat tak...

“Untuk sementara yang masih diperbolehkan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya,” kata dia lagi.

Sebelumnya, kritik disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI Saiful Huda kepada Menpora soal tak berkibarnya Merah Putih ini.

Menurutnya, euforia kemenangan tim ganda putra bulutangkis Indonesia yang mengangkat trofi piala Thomas terciderai dengan tidak adanya bendera Merah Putih.

“Prestasi tim Thomas Cup 2020 tentu sangat luar biasa. Sayangnya janji Kemenpora dalam merespons ancaman sanksi WADA ternyata tak terbukti di lapangan,” jelas Ketua Komisi XI DPR RI, Saiful Huda, Senin (18/10).

“Akibatnya Merah Putih tak berkibar dalam peristiwa bersejarah itu,” katanya lagi.

“Saat itu Pak Menpora menyatakan jika WADA bersedia menunggu sampel uji doping di PON Papua untuk memenuhi batas minimal TDP atlet Indonesia,” jelasnya.

“Ternyata Indonesia resmi disanksi sehingga Merah Putih tidak berkibar meskipun Hendra Setiawan dkk berhasil mengembalikan Piala Thomas ke Tanah Air,” kata anggota DPR ini lagi. (ral/int/pojoksatu)

RADARPAPUA- Bendera merah putih tak bisa dikibarkan di penyerahan Piala Thomas. Padahal momen membanggakan ini sudah ditunggu-tunggu sejak 19 tahun silam.

Diketahui, Indonesia dilarang mengibarkan bendera Merah Putih, kecuali dalam ajang Olimpiade. Hukuman tersebut datang dari Badan Antidoping Dunia (WADA) yang efektif per 7 Oktober lalu.

Menpora Zainudin Amali menyebut Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) tidak dapat memenuhi sebagian jumlah sample doping sebagaimana TDP karena adanya pandemi Covid-19.

“LADI sudah menyampaikan alasan tidak dapat memenuhi sebagian jumlah sample doping sebagaimana TDP karena adanya pandemi Covid-19 yang menyebakan semua kegiatan olahraga di Indonesia dihentikan,” jelas Menpora Zainudin Amali, Senin (18/10).

“Untuk sample doping dalam TDP tahun 2021 akan dipenuhi melalui sample dari PON XX yang sedang dalam proses pengiriman ke Lab tes doping di Qatar,” katanya sebagaimana dikutip dari tvonecom.

Zainudin Amali menegaskan, pembenahan manajemen di internal LADI tengah dilakukan. Ia berharap masalah ini bisa segera terselesaikan.

“Pembenahan manajemen di internal LADI juga sedang dilakukan. Semoga masalah ini segera bisa diselesaikan,” katanya.

Baca Juga :  Piala Thomas: Vito Tampil Ganas, Bawa Indonesia Melaju ke Perempat Final

“Untuk sementara yang masih diperbolehkan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya,” kata dia lagi.

Sebelumnya, kritik disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI Saiful Huda kepada Menpora soal tak berkibarnya Merah Putih ini.

Menurutnya, euforia kemenangan tim ganda putra bulutangkis Indonesia yang mengangkat trofi piala Thomas terciderai dengan tidak adanya bendera Merah Putih.

“Prestasi tim Thomas Cup 2020 tentu sangat luar biasa. Sayangnya janji Kemenpora dalam merespons ancaman sanksi WADA ternyata tak terbukti di lapangan,” jelas Ketua Komisi XI DPR RI, Saiful Huda, Senin (18/10).

“Akibatnya Merah Putih tak berkibar dalam peristiwa bersejarah itu,” katanya lagi.

“Saat itu Pak Menpora menyatakan jika WADA bersedia menunggu sampel uji doping di PON Papua untuk memenuhi batas minimal TDP atlet Indonesia,” jelasnya.

“Ternyata Indonesia resmi disanksi sehingga Merah Putih tidak berkibar meskipun Hendra Setiawan dkk berhasil mengembalikan Piala Thomas ke Tanah Air,” kata anggota DPR ini lagi. (ral/int/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/