alexametrics
22.7 C
Jayapura
Tuesday, 28 June 2022

PA 212 Berencana Demo di Kedubes Singapura Karena Kasus UAS, Begini Sindiran…

RADARPAPUA.ID–PA 212 berencana untuk menggelar demo di depan Kedubes Singapura buntut buntut kasus penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Dilansir dari Fajar.co.id, Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Mohamad Guntur Romli menanggapi hal tersebut dengan sindiran.

Guntur Romli melontarkan pendapatnya pada sebuah kicauan lewat akun media sosial Twitter bernama @GunRomli yang sudah terverifikasi.

Guntur Romli terpantau memang aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan sudut pandang pribadinya.

“Somad (UAS) ke Singapura untuk berlibur, belanja, & berfoto ria. Bukan untuk berdakwah. Terus ditolak,” tulis Guntur Romli, Kamis (19/5/2022).

Guntur Romli juga menambahkan kalau dirinya heran dengan PA 212 yang ingin berdemo di depan Kedubes Singapura.

“Terus 212 bikin demo untuk belain orang yang mau berlibur, belanja, & berwisata di Singapura ya?,” jelas Guntur Romli disertai emoji tertawa.

Selain itu Tokoh JIL tersebut juga berguyon terhadap gerakan PA 212 yang coba membela Ustaz Abdul Somad.

“Anda ada masalah dengan liburan & belanja, hubungi 212,” pungkas Guntur Romli yang juga disertai emoji tertawa.

Cuitan Guntur Romli mendapat 108 komentar, 112 retweets, dan 523 likes dari netizen hingga berita ini terbit.

Sebelumnya diketahui kalau PA 212 berencana untuk menggelar demo di depan  Kedubes Singapura buntut deportasi Ustaz Abdul Somad.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin yang mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia.

Lantaran pemerintah Indonesia, menurut Novel, belum memberikan respons atas peristiwa Ustaz Abdul Somad dideportasi Singapura.

Novel bilang kalau pihaknya bisa saja turun ke jalan tepatnya ke depan  Kedubes Singapura untuk memberi peringatan.

Tak hanya itu Novel Bamukmin juga mengimbau ke Singapura untuk tak menghina ulama Indonesia.

Bahkan Novel Bamukmin mendesak Singapura untuk segera meminta maaf kepada umat muslim Indonesia.

Sekadar informasi kalau kabar Ustaz Abdul Somad dideportasi dari Singapura diketahui melalui akun Instagram pribadinya yang diunggah pada 16 Mei 2022.

Ustaz Abdul Somad mengaku bahwa dirinya ditahan disebuah sel penjara dengan kondisi ruangan yang sempit.

“Uas di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” ucap UAS dikutip dari @ustadzabdulsomad-official, Selasa (17/5/2022). (fin)

RADARPAPUA.ID–PA 212 berencana untuk menggelar demo di depan Kedubes Singapura buntut buntut kasus penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Dilansir dari Fajar.co.id, Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Mohamad Guntur Romli menanggapi hal tersebut dengan sindiran.

Guntur Romli melontarkan pendapatnya pada sebuah kicauan lewat akun media sosial Twitter bernama @GunRomli yang sudah terverifikasi.

Guntur Romli terpantau memang aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan sudut pandang pribadinya.

“Somad (UAS) ke Singapura untuk berlibur, belanja, & berfoto ria. Bukan untuk berdakwah. Terus ditolak,” tulis Guntur Romli, Kamis (19/5/2022).

Guntur Romli juga menambahkan kalau dirinya heran dengan PA 212 yang ingin berdemo di depan Kedubes Singapura.

“Terus 212 bikin demo untuk belain orang yang mau berlibur, belanja, & berwisata di Singapura ya?,” jelas Guntur Romli disertai emoji tertawa.

Selain itu Tokoh JIL tersebut juga berguyon terhadap gerakan PA 212 yang coba membela Ustaz Abdul Somad.

“Anda ada masalah dengan liburan & belanja, hubungi 212,” pungkas Guntur Romli yang juga disertai emoji tertawa.

Cuitan Guntur Romli mendapat 108 komentar, 112 retweets, dan 523 likes dari netizen hingga berita ini terbit.

Sebelumnya diketahui kalau PA 212 berencana untuk menggelar demo di depan  Kedubes Singapura buntut deportasi Ustaz Abdul Somad.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin yang mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia.

Lantaran pemerintah Indonesia, menurut Novel, belum memberikan respons atas peristiwa Ustaz Abdul Somad dideportasi Singapura.

Novel bilang kalau pihaknya bisa saja turun ke jalan tepatnya ke depan  Kedubes Singapura untuk memberi peringatan.

Tak hanya itu Novel Bamukmin juga mengimbau ke Singapura untuk tak menghina ulama Indonesia.

Bahkan Novel Bamukmin mendesak Singapura untuk segera meminta maaf kepada umat muslim Indonesia.

Sekadar informasi kalau kabar Ustaz Abdul Somad dideportasi dari Singapura diketahui melalui akun Instagram pribadinya yang diunggah pada 16 Mei 2022.

Ustaz Abdul Somad mengaku bahwa dirinya ditahan disebuah sel penjara dengan kondisi ruangan yang sempit.

“Uas di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” ucap UAS dikutip dari @ustadzabdulsomad-official, Selasa (17/5/2022). (fin)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/