alexametrics
25.7 C
Jayapura
Friday, 27 May 2022

Pawang Hujan MotoGP Mandalika Mendunia, Ustaz Abdul Somad Malah Bilang…

RADARPAPUA.ID.ID – Hegemoni pagelaran MotoGP di Mandalika kemarin masih terasa sampai saat ini. Terdapat hal menarik dalam pagelaran balapan motor ini.

 

Bukannya fokus pada balapan yang tersaji, justru aksi pawang hujan di sirkuit menjadi sorotan tajam.

 

Alih-alih menahan hujan deras sebelum balapan dimulai, pawang tersebut malah “pamer” ritual saat hujan turun.

 

Sontak tak sedikit yang menganggap jasa pawang ini gagal karena nyatanya hujan deras mengguyur hingga jadwal balapan sempat tertunda.

 

Hujan kritik pun menyasar penyelenggara yang dianggap masih saja menggunakan hal klenik di ajang yang sangat berkaitan dengan teknologi tersebut. Tak sedikit bahwa ritual itu mengandung unsur kesyirikan.

 

Mengenai ini, dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) pernah ditanya soal penggunaan pawang hujan dalam pandangan Islam

Baca Juga :  UAS Ditolak Singapura, Anggota DPR dari NasDem Ini Terkesan Bela Singapura...

 

UAS menyinggung beberapa hal yang kerap kali dilakukan atau dihadirkan dalam prosesi ritual yang diminta atau ditunjukkan oleh pawang hujan.

 

Menurut UAS, segala permintaan itu dan segala prosesi “nyeleneh” yang dilakukan pawang adalah syarat yang diberikan oleh jin.

 

“Itu syarat dari Jinnya, kata jinnya, aku bisa menahan awan ini,” tegas UAS dalam salah satu potongan video yang tersebar salah satunya di akun youtube Arek Pati, dikutip Senin (3/21/22).

 

Lanjutnya, beda lagi menurutnya apabila yang dilakukan adalah berdoa terlebih melibatkan para alim ulama agar kiranya diberikan cuaca yang baik tanpa embel-embel sesajen dan mantra-mantra atau hal-hal aneh lainnya, maka hal ini diperbolehkan.(fajar)

RADARPAPUA.ID.ID – Hegemoni pagelaran MotoGP di Mandalika kemarin masih terasa sampai saat ini. Terdapat hal menarik dalam pagelaran balapan motor ini.

 

Bukannya fokus pada balapan yang tersaji, justru aksi pawang hujan di sirkuit menjadi sorotan tajam.

 

Alih-alih menahan hujan deras sebelum balapan dimulai, pawang tersebut malah “pamer” ritual saat hujan turun.

 

Sontak tak sedikit yang menganggap jasa pawang ini gagal karena nyatanya hujan deras mengguyur hingga jadwal balapan sempat tertunda.

 

Hujan kritik pun menyasar penyelenggara yang dianggap masih saja menggunakan hal klenik di ajang yang sangat berkaitan dengan teknologi tersebut. Tak sedikit bahwa ritual itu mengandung unsur kesyirikan.

 

Mengenai ini, dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) pernah ditanya soal penggunaan pawang hujan dalam pandangan Islam

Baca Juga :  Anggaran Formula E Membengkak, M Taufik: Tanya Jakpro, Sudah Bukan Dana DKI...

 

UAS menyinggung beberapa hal yang kerap kali dilakukan atau dihadirkan dalam prosesi ritual yang diminta atau ditunjukkan oleh pawang hujan.

 

Menurut UAS, segala permintaan itu dan segala prosesi “nyeleneh” yang dilakukan pawang adalah syarat yang diberikan oleh jin.

 

“Itu syarat dari Jinnya, kata jinnya, aku bisa menahan awan ini,” tegas UAS dalam salah satu potongan video yang tersebar salah satunya di akun youtube Arek Pati, dikutip Senin (3/21/22).

 

Lanjutnya, beda lagi menurutnya apabila yang dilakukan adalah berdoa terlebih melibatkan para alim ulama agar kiranya diberikan cuaca yang baik tanpa embel-embel sesajen dan mantra-mantra atau hal-hal aneh lainnya, maka hal ini diperbolehkan.(fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/