alexametrics
25.7 C
Jayapura
Sunday, 3 July 2022

TERUNGKAP! Ini Alasan Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Desak Hapus…

RADARPAPUA.ID – Kedubes Inggris untuk Indonesia mengungkap tujuan mengibarkan bendera LGBT di halaman kantornya di Jakarta. Ternyata hal itu berkaitan dengan peringatan hari internasional.

Pengibaran bendera LGBT di kantor Kedubes Inggris di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia.

“Kemarin, di Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) – kami mengibarkan bendera LGBT+ dan mengadakan acara, karena kami semua adalah bagian dari satu keluarga manusia,” tulisnya di postingan akun resmi Instagram Kedubes Inggris @ukinindonesia, seperti dilihat Sabtu (21/5/2022).

Kedubes Inggris juga mendesak masyarakat internasional untuk menghapus diskriminasi dengan berdasarkan orientasi seksual maupun gender.

Juga mendukung undang-undang soal LGBT diperkenalkan ke semua negara.

“Kami mendesak masyarakat internasional untuk menghapus diskriminasi, termasuk berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender, dan untuk mempromosikan keragaman dan toleransi,” katanya.

“Kami mendesak negara-negara untuk mendekriminalisasi hubungan seks sejenis yang suka sama suka, dan untuk memperkenalkan undang-undang yang melindungi orang-orang LGBT+ dari segala bentuk diskriminasi,” tambahnya.

Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lembaga ini telah menghapus homoseksualitas dari klasifikasi internasional tentang penyakit pada 17 Mei 1990.

Momentum 17 Mei itu kemudian diperingati dunia sebagai Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia. (ral/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID – Kedubes Inggris untuk Indonesia mengungkap tujuan mengibarkan bendera LGBT di halaman kantornya di Jakarta. Ternyata hal itu berkaitan dengan peringatan hari internasional.

Pengibaran bendera LGBT di kantor Kedubes Inggris di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia.

“Kemarin, di Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) – kami mengibarkan bendera LGBT+ dan mengadakan acara, karena kami semua adalah bagian dari satu keluarga manusia,” tulisnya di postingan akun resmi Instagram Kedubes Inggris @ukinindonesia, seperti dilihat Sabtu (21/5/2022).

Kedubes Inggris juga mendesak masyarakat internasional untuk menghapus diskriminasi dengan berdasarkan orientasi seksual maupun gender.

Juga mendukung undang-undang soal LGBT diperkenalkan ke semua negara.

“Kami mendesak masyarakat internasional untuk menghapus diskriminasi, termasuk berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender, dan untuk mempromosikan keragaman dan toleransi,” katanya.

“Kami mendesak negara-negara untuk mendekriminalisasi hubungan seks sejenis yang suka sama suka, dan untuk memperkenalkan undang-undang yang melindungi orang-orang LGBT+ dari segala bentuk diskriminasi,” tambahnya.

Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lembaga ini telah menghapus homoseksualitas dari klasifikasi internasional tentang penyakit pada 17 Mei 1990.

Momentum 17 Mei itu kemudian diperingati dunia sebagai Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia. (ral/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/