alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Viral Video Lawas Anies Baswedan: Udah Kerja Setengah Mati, Nonstop, Masih…

RADARPAPUA.ID— Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha menyindir Anies Baswedan saat perayaan HUT PSI. Ia menyatakan tidak mau dipimpin seorang pembohong pecatan Presiden Jokowi.

Setelah pidato Giring, muncul Video lawas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi banyaknya fitnah dan hujatan yang diujukan kepadanya kembali beredar di sosial media.

Video itu dibagikan sebagai tanggapan atas pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha yang menyindir Anies Baswedan saat perayaan HUT PSI. Ia menyatakan tidak mau dipimpin seorang pembohong pecatan Presiden Jokowi.

Video Anies cuek menanggapi hujatan dan fitnah dibagikan oleh akun Twitter @Munir_Timur pada Jumat (24/12). “Cara @aniesbaswedan merespon secuil kader partai seputaran ibukota (psi),” tulis Munir.

Dalam video itu, Anies menegaskan tidak akan mempermasalahkan hujatan dan fitnah yang ditujukan kepadanya.

“Soal negatif thinking, udah kerja setengah mati, udah nonstop, masih juga dinyinyirin. Saya bilang begini kalau soal itu. Ya Allah saya ini siapa sih? Cuma Anies,” ucap Anies dalam video tersebut.

Baca Juga :  PENGAKUAN WARGA WADAS: Dikepung Sembilan Jam Tanpa Makan

Anies lantas membandingkan nasibnya dengan Rasulullah Muhammad SAW yang difitnah tersu-menerus.

“Apa Anies itu? Anies itu orang biasa. Jangankan Anies, Rasulullah SAW yang akhlak mulia, yang uswatun khasanah itu saja dinyinyirin terus, fitnah gak pernah selesai,” tegas Anies.

“Terus kita berharap tidak seperti begitu? (yang dialami Rasulullah SAW) Enggak lah. Relaks aja,” sambung Anis.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan tidak peduli dengan fitnah di sosial media.

Bagi Anies, apa yang akan ditulis sejarawan kelak jauh lebih penting ketimbang apa yang ditulis di sosial media.

“Jadi saya sering bilang tidak usah khawatir dengana apa yang ditulis di sosmed. Tapi pikirkan apa yang ditulis para sejarawan nanti dan pikirkan apa yang nanti kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah. Itu yang paling penting,” tandas Anies. (one/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID— Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha menyindir Anies Baswedan saat perayaan HUT PSI. Ia menyatakan tidak mau dipimpin seorang pembohong pecatan Presiden Jokowi.

Setelah pidato Giring, muncul Video lawas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi banyaknya fitnah dan hujatan yang diujukan kepadanya kembali beredar di sosial media.

Video itu dibagikan sebagai tanggapan atas pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha yang menyindir Anies Baswedan saat perayaan HUT PSI. Ia menyatakan tidak mau dipimpin seorang pembohong pecatan Presiden Jokowi.

Video Anies cuek menanggapi hujatan dan fitnah dibagikan oleh akun Twitter @Munir_Timur pada Jumat (24/12). “Cara @aniesbaswedan merespon secuil kader partai seputaran ibukota (psi),” tulis Munir.

Dalam video itu, Anies menegaskan tidak akan mempermasalahkan hujatan dan fitnah yang ditujukan kepadanya.

“Soal negatif thinking, udah kerja setengah mati, udah nonstop, masih juga dinyinyirin. Saya bilang begini kalau soal itu. Ya Allah saya ini siapa sih? Cuma Anies,” ucap Anies dalam video tersebut.

Baca Juga :  GEGER! Politisi PDIP Ruhut Sitompul Dipolisikan Mega Gegara Upload Foto Anies..

Anies lantas membandingkan nasibnya dengan Rasulullah Muhammad SAW yang difitnah tersu-menerus.

“Apa Anies itu? Anies itu orang biasa. Jangankan Anies, Rasulullah SAW yang akhlak mulia, yang uswatun khasanah itu saja dinyinyirin terus, fitnah gak pernah selesai,” tegas Anies.

“Terus kita berharap tidak seperti begitu? (yang dialami Rasulullah SAW) Enggak lah. Relaks aja,” sambung Anis.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan tidak peduli dengan fitnah di sosial media.

Bagi Anies, apa yang akan ditulis sejarawan kelak jauh lebih penting ketimbang apa yang ditulis di sosial media.

“Jadi saya sering bilang tidak usah khawatir dengana apa yang ditulis di sosmed. Tapi pikirkan apa yang ditulis para sejarawan nanti dan pikirkan apa yang nanti kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah. Itu yang paling penting,” tandas Anies. (one/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/