alexametrics
26.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

Kronologi Perwira Polri Dikeroyok Pemuda Pancasila, Kepala Sampai Bocor

RADARPAPUA.ID–AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok ormas Pemuda Pancasila (PP) di depan gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat pada Rabu (25/11). AKBP Dermawan saat itu sedang ikut membantu pengamanan aksi demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kronologi AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok ormas PP (Pemuda Pancasila).

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya itu dikejar dan dikeroyok lantaran melarang pendemo masuk ke dalam komplek gedung DPR RI.

Massa ormas PP tidak terima. Mereka langsung mengejar dan menyerang AKBP Dermawan. AKBP Dermawan menjadi bulan-bulanan massa yang jumlahnya mencapai ratusan orang.

Beruntung, Dermawan berhasil meloloskan diri. Ia berlari kencang dan naik ke atas sepeda motor milik rekannya.

Derman langsung meninggalkan lokasi kejadian. Ia mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Bahkan, kepala Dermawan bocor dan mengeluarkan darah. Ia pun harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Kombes Pol Endra Zulpan, Dermawan membantu pengamanan lalu lintas lokasi aksi demonstrasi ormas PP.

Baca Juga :  Menko Airlangga Dorong Santri Ponpes Suryalaya Berwirausaha 

Massa ormas PP marah lantaran mereka dilarang masuk ke dalam gedung DPR. “Mereka coba maksa masuk ke dalam. Tentunya, di sini gedung dewan ada etika,” kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (25/11).

Polisi meminta agar koordinator aksi bertanggu jawab lantaran pendemo mengeroyok Dermawan. Menurut Zulpam, beberapa oknum ormas PP yang menjadi pelaku pengeroyokan Dermawan sudah ditangkap.

Selain menangkap beberapa pelaku, polisi juga menyita senjata tajam dari oknum anggota ormas PP.Zulpam menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku, termasuk koordintor aksi.

“Polda Metro akan beri tindakan tegas terhadap penanggungjawab demo untuk diminta pertanggung jawabannya dan juga terhadap pelaku-pelaku yang tadi lakukan penyerangan ke anggota kepolisian dan bawa sajam, semua akan kami proses hukum,” tegas Zulpam.

Sementara AKBP Dermawan yang menjadi korban pengeroyokan anggota ormas PP masih menjalani perawatan di RS Kramat Jati, Jakarta Timur. “Sudah dirawat, mengalami luka serius,” tandas Zulpam. (fir/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID–AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok ormas Pemuda Pancasila (PP) di depan gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat pada Rabu (25/11). AKBP Dermawan saat itu sedang ikut membantu pengamanan aksi demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kronologi AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok ormas PP (Pemuda Pancasila).

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya itu dikejar dan dikeroyok lantaran melarang pendemo masuk ke dalam komplek gedung DPR RI.

Massa ormas PP tidak terima. Mereka langsung mengejar dan menyerang AKBP Dermawan. AKBP Dermawan menjadi bulan-bulanan massa yang jumlahnya mencapai ratusan orang.

Beruntung, Dermawan berhasil meloloskan diri. Ia berlari kencang dan naik ke atas sepeda motor milik rekannya.

Derman langsung meninggalkan lokasi kejadian. Ia mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Bahkan, kepala Dermawan bocor dan mengeluarkan darah. Ia pun harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Kombes Pol Endra Zulpan, Dermawan membantu pengamanan lalu lintas lokasi aksi demonstrasi ormas PP.

Baca Juga :  Ini Kondisi Terkini AKBP Dermawan Karosekali yang Dikeroyok Ormas, Kepala Bocor

Massa ormas PP marah lantaran mereka dilarang masuk ke dalam gedung DPR. “Mereka coba maksa masuk ke dalam. Tentunya, di sini gedung dewan ada etika,” kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (25/11).

Polisi meminta agar koordinator aksi bertanggu jawab lantaran pendemo mengeroyok Dermawan. Menurut Zulpam, beberapa oknum ormas PP yang menjadi pelaku pengeroyokan Dermawan sudah ditangkap.

Selain menangkap beberapa pelaku, polisi juga menyita senjata tajam dari oknum anggota ormas PP.Zulpam menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku, termasuk koordintor aksi.

“Polda Metro akan beri tindakan tegas terhadap penanggungjawab demo untuk diminta pertanggung jawabannya dan juga terhadap pelaku-pelaku yang tadi lakukan penyerangan ke anggota kepolisian dan bawa sajam, semua akan kami proses hukum,” tegas Zulpam.

Sementara AKBP Dermawan yang menjadi korban pengeroyokan anggota ormas PP masih menjalani perawatan di RS Kramat Jati, Jakarta Timur. “Sudah dirawat, mengalami luka serius,” tandas Zulpam. (fir/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/