alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, 8 August 2022

Viral Pelecehan Anak di Mall, Pelaku Diduga ODGJ, Ibunda: Dicek Dulu, Kalau Benar Dikurung di RSJ

RADARPAPUA.ID–Media sosial diramaikan terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Bintaro Jaya Xchange Mall, Tangerang Selatan, Minggu (27/6). Pelaku diduga berinisial ABS.

Orang tua korban, Devi Yanuari mengaku anaknya berusia tujuh tahun mengalami penganiayaan. Menurut Devi, anaknya mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

“Jadi saya lagi ngobrol sama anak saya mau nonton Tayo, itu kan ada acara live show Tayo. Sedangkan anak saya bilang dia itu nggak mau. Saya mencoba untuk ngajak ngobrol, itu kita hadap-hadapan ya sama anak saya itu. Jadi mendadak orang ini datang dari arah belakang saya langsung nyolek. Nyolek itu udah kaya ngeremes tapi enggak sampai ngeremes ya, tapi kaya wuuutt gitu loh di bagian bawah perut gitu loh di area bawah perut,” beber Devi.

Pelaku diduga merupakan seorang pria yang berinisial ABS. Namun, saat pelaku diamankan dan diperiksa aparat kepolisian bertingkah laku seperti orang dalam ganguan jiwa (ODJG).

“Si pelaku ini selama di sana bertingkah seperti orang gila, dia pup di celana, dia merayap-rayap di lantai dengan pupnya itu dan bau, diajak ngomong juga nggak jawab atau jawabnya juga kemana-mana ahirnya polisi menduga bahwa dia gila,” ucap Devi.

Meski demikian, dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa tidak berdasarkan seorang ahli psikologi. Karena itu, orang tua korban menginginkan agar pelaku dilakukan tes kejiwaan. “Itu kan belum ada surat ahlinya psikolog atau pskiater yang menyatakan bahwa dia ODGJ,” ucap Devi.

Oleh karena itu, Devi menegaskan tidak ada kata damai terkait kasus pelecehan yang menimpa anaknya itu. Namun, dia menginginkan agat pelaku terlebih dahulu dicek kejiwaannya.

“Kita tunda dulu melapornya tapi kita harus pastikan dulu orang ini dicek sama yang ahli, makanya dibawa ke RSJ Serpong. Tapi dipindahkan ke RSJ Bogor untuk diobservasi sampai nanti keluar suratnya, kalau misalmya dia ODGJ kami minta supaya dia dikurung di RSJ dengan waktu yang lama,” tegas Devi.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Media sosial diramaikan terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Bintaro Jaya Xchange Mall, Tangerang Selatan, Minggu (27/6). Pelaku diduga berinisial ABS.

Orang tua korban, Devi Yanuari mengaku anaknya berusia tujuh tahun mengalami penganiayaan. Menurut Devi, anaknya mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

“Jadi saya lagi ngobrol sama anak saya mau nonton Tayo, itu kan ada acara live show Tayo. Sedangkan anak saya bilang dia itu nggak mau. Saya mencoba untuk ngajak ngobrol, itu kita hadap-hadapan ya sama anak saya itu. Jadi mendadak orang ini datang dari arah belakang saya langsung nyolek. Nyolek itu udah kaya ngeremes tapi enggak sampai ngeremes ya, tapi kaya wuuutt gitu loh di bagian bawah perut gitu loh di area bawah perut,” beber Devi.

Pelaku diduga merupakan seorang pria yang berinisial ABS. Namun, saat pelaku diamankan dan diperiksa aparat kepolisian bertingkah laku seperti orang dalam ganguan jiwa (ODJG).

“Si pelaku ini selama di sana bertingkah seperti orang gila, dia pup di celana, dia merayap-rayap di lantai dengan pupnya itu dan bau, diajak ngomong juga nggak jawab atau jawabnya juga kemana-mana ahirnya polisi menduga bahwa dia gila,” ucap Devi.

Meski demikian, dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa tidak berdasarkan seorang ahli psikologi. Karena itu, orang tua korban menginginkan agar pelaku dilakukan tes kejiwaan. “Itu kan belum ada surat ahlinya psikolog atau pskiater yang menyatakan bahwa dia ODGJ,” ucap Devi.

Oleh karena itu, Devi menegaskan tidak ada kata damai terkait kasus pelecehan yang menimpa anaknya itu. Namun, dia menginginkan agat pelaku terlebih dahulu dicek kejiwaannya.

“Kita tunda dulu melapornya tapi kita harus pastikan dulu orang ini dicek sama yang ahli, makanya dibawa ke RSJ Serpong. Tapi dipindahkan ke RSJ Bogor untuk diobservasi sampai nanti keluar suratnya, kalau misalmya dia ODGJ kami minta supaya dia dikurung di RSJ dengan waktu yang lama,” tegas Devi.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/