alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Kritik Harga PCR 300 Ribu, Puan Maharani: Jangan Lebih Mahal dari Tiket

RADARPAPUA— Ketua DPR RI Puan Maharani mengkritik harga tes PCR yang ditetapkan Presiden Jokowi sebesar Rp300 ribu. Harga itu masih membebani masyarakat.

“Harga Rp300 ribu masih membebankan masyarakat, jangan sampai harga tes PCR lebih mahal dari harga tiket transportasi,” kata Puan dalam keterangannya, Rabu (27/10).

Misalnya saja, lanjut Puan, saat ini ada tiket kereta api yang harganya di kisaran Rp 75 ribu untuk sekali perjalanan.

Begitu pula dengan transportasi seperti bus dan kapal laut. “Saya kira kurang tepat bila kemudian warga masyarakat pengguna transportasi publik harus membayar lebih dari 3 kali lipat harga tiket untuk tes PCR,” terangnya.

Kendati demikian, politisi PDI-Perjuangan itu bahwa tes PCR bertujuan untuk mengantisipasi gelombang pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ngeri! Pesan Jihad Berantai Lawan Densus 88 hingga Bakar Polres

“Namun hendaknya harga PCR jangan lebih mahal dari tiket transportasi publik yang mayoritas digunakan masyarakat,” terang Puan.

Selain itu, Puan juga menyoroti fasilitas kesehatan di daerah yang akan melakukan tes PCR jika kebijakan ini diberlakukan.

“Kemampuan fasilitas kesehatan harus menjadi pertimbangan sebelum pemerintah menjadikan PCR sebagai syarat perjalanan di semua moda transportasi,” pungkasnya (muf/pojoksatu)

RADARPAPUA— Ketua DPR RI Puan Maharani mengkritik harga tes PCR yang ditetapkan Presiden Jokowi sebesar Rp300 ribu. Harga itu masih membebani masyarakat.

“Harga Rp300 ribu masih membebankan masyarakat, jangan sampai harga tes PCR lebih mahal dari harga tiket transportasi,” kata Puan dalam keterangannya, Rabu (27/10).

Misalnya saja, lanjut Puan, saat ini ada tiket kereta api yang harganya di kisaran Rp 75 ribu untuk sekali perjalanan.

Begitu pula dengan transportasi seperti bus dan kapal laut. “Saya kira kurang tepat bila kemudian warga masyarakat pengguna transportasi publik harus membayar lebih dari 3 kali lipat harga tiket untuk tes PCR,” terangnya.

Kendati demikian, politisi PDI-Perjuangan itu bahwa tes PCR bertujuan untuk mengantisipasi gelombang pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Emak-emak Paling Depan di Barisan Demo, Tuntut Jokowi - Ma'Ruf Mundur

“Namun hendaknya harga PCR jangan lebih mahal dari tiket transportasi publik yang mayoritas digunakan masyarakat,” terang Puan.

Selain itu, Puan juga menyoroti fasilitas kesehatan di daerah yang akan melakukan tes PCR jika kebijakan ini diberlakukan.

“Kemampuan fasilitas kesehatan harus menjadi pertimbangan sebelum pemerintah menjadikan PCR sebagai syarat perjalanan di semua moda transportasi,” pungkasnya (muf/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/