alexametrics
29.7 C
Jayapura
Sunday, 22 May 2022

DENGER YAH! Terkait Pengejaran Anggota KKB di Papua, Ini Penjelasan KSAD…

RADARPAPUA.ID–Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus berulah. Pos TNI terus diserang hingga beberapa Prajurit gugur. TNI Didorong untuk mengejar dan melumpuhkan KKB.

Dilansir dari Pojoksatu.id, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menjawab soal teroris KKB Papua apakah bisa dilakukan pengejaran. Menurutnya perintah pengejaran ini oleh Panglima TNI Jenderal Andika.

Tidak ada kewenangan yang dimiliki Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman untuk melakukan pengejaran kelompok separatis teroris Papua yang kembali berulah.

Hal itu ditegaskan Jenderal Dudung saat disinggung terkait dengan adanya kontak tembak TNI AD dengan kelompok teroris Papua di Desa Tigilobak, Distrik Gome, apua, Kamis (27/1).

“Saya tidak bisa adakan pengejaran. Itu kewenangan Panglima TNI,” jelas Dudung di Gedung DPR RI, Jakarta.

Baca Juga :  JANGAN MEMBANGKANG! Kapolri-Panglima TNI Sepakat, Ada Polisi-Tentara Nakal

Ia menjelaskan, kewenangan KSAD hanya sebatas menyiapkan personel di Papua. Untuk operasional prajurit menjadi kewenangan Panglima TNI, Andika Perkasa. “Operasional di sana kan kewenangan Panglima TNI, bukan saya,” jelasnya.

Dalam insiden kontak senjata tersebut, dikabarkan tiga prajurit gugur. Mereka adalah Serda M. Rizal Maulana Arifin, Pratu Tupel Alomoan Baraza, dan Pratu Rahman Tomilawa. (ral/rmol/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID–Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus berulah. Pos TNI terus diserang hingga beberapa Prajurit gugur. TNI Didorong untuk mengejar dan melumpuhkan KKB.

Dilansir dari Pojoksatu.id, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menjawab soal teroris KKB Papua apakah bisa dilakukan pengejaran. Menurutnya perintah pengejaran ini oleh Panglima TNI Jenderal Andika.

Tidak ada kewenangan yang dimiliki Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman untuk melakukan pengejaran kelompok separatis teroris Papua yang kembali berulah.

Hal itu ditegaskan Jenderal Dudung saat disinggung terkait dengan adanya kontak tembak TNI AD dengan kelompok teroris Papua di Desa Tigilobak, Distrik Gome, apua, Kamis (27/1).

“Saya tidak bisa adakan pengejaran. Itu kewenangan Panglima TNI,” jelas Dudung di Gedung DPR RI, Jakarta.

Baca Juga :  Habib Bahar bin Smith Pasti Ketar-Ketir, TNI Respons Video Bahar Sebut KSAD...

Ia menjelaskan, kewenangan KSAD hanya sebatas menyiapkan personel di Papua. Untuk operasional prajurit menjadi kewenangan Panglima TNI, Andika Perkasa. “Operasional di sana kan kewenangan Panglima TNI, bukan saya,” jelasnya.

Dalam insiden kontak senjata tersebut, dikabarkan tiga prajurit gugur. Mereka adalah Serda M. Rizal Maulana Arifin, Pratu Tupel Alomoan Baraza, dan Pratu Rahman Tomilawa. (ral/rmol/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/