alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

Pimpinan DPR, Anak Buah Prabowo Desak Polisi Lidik Dalang Pemecatan dr Terawan

RADARPAPUA.ID – Pimpinan DPR RI meminta kepolisian menyelidiki dalang pemecatan dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikan Dokter Indonesia (IDI).

 

Pasalnya, pemecatan dr Terawan tersebut dinilai tidak sah dan melanggar hukum.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

 

“Saya minta Kepolisian menyelidiki oknum membuat kegaduhan ini, kemudian diproses secara hukum,” ujarnya.

 

Sufmi Dasco menduga ada pihak dengan sengaja menyingkirkan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) itu dari IDI.

 

“Ini bukan murni kesalahan, dr Terawan Dipecat karena ada oknum yang sengaja,” ungkapnya.

 

“Hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh organisasi, namun dilaksanakan oleh orang-orang per orang,” sambungnya.

 

Ia menilai, pemecatan dr Terawan dari keanggotaan IDI sangat tidak sah.

 

Baca Juga :  INDONESIA BERDUKA! Wantimpres Jokowi Meninggal, Ini Percakapan Terakhirny...

“Tidak sah dan melanggar kode etik,” kata politisi Partai Gerindra itu.

 

Alasan Sufmi Dasco menyebut pemecatan dr Terawan dari IDI karena berdasarkan hasil analisanya.

 

Itu setelah dirinya mempelajari surat pemecatan dr Terawan yang disampaikan oleh IDI.

 

“Pertama, pemecatan itu baru rekomendasi dari Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) IDI,” ujarnya.

 

Padahal, lanjut anak buah Prabowo Subianto itu, surat rekomendasi pemecatan tersebut seharusnya dikeluarkan oleh PB (Pengurus Besar) IDI.

 

“Yang kedua, rekomendasi ini perlu dieksekusi oleh PB (Pengurus Besar) IDI,” sebutnya.

 

Sementara pengurus lama (PB IDI) demisioner dan pengurus baru belum dilantik.

 

Kemudian hal tersebut dibacakan dalam forum Muktamar (IDI di Aceh) oleh perangkat yang tidak jelas.

 

“Jelas ini menimbulkan kegaduhan yang nantinya berkepanjangan,” tandas Dasco. (muf/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID – Pimpinan DPR RI meminta kepolisian menyelidiki dalang pemecatan dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikan Dokter Indonesia (IDI).

 

Pasalnya, pemecatan dr Terawan tersebut dinilai tidak sah dan melanggar hukum.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

 

“Saya minta Kepolisian menyelidiki oknum membuat kegaduhan ini, kemudian diproses secara hukum,” ujarnya.

 

Sufmi Dasco menduga ada pihak dengan sengaja menyingkirkan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) itu dari IDI.

 

“Ini bukan murni kesalahan, dr Terawan Dipecat karena ada oknum yang sengaja,” ungkapnya.

 

“Hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh organisasi, namun dilaksanakan oleh orang-orang per orang,” sambungnya.

 

Ia menilai, pemecatan dr Terawan dari keanggotaan IDI sangat tidak sah.

 

Baca Juga :  GIMANA NIH! Jokowi Didorong 3 Periode, Nicho Sebut Cukup Satu Setengah Saja...

“Tidak sah dan melanggar kode etik,” kata politisi Partai Gerindra itu.

 

Alasan Sufmi Dasco menyebut pemecatan dr Terawan dari IDI karena berdasarkan hasil analisanya.

 

Itu setelah dirinya mempelajari surat pemecatan dr Terawan yang disampaikan oleh IDI.

 

“Pertama, pemecatan itu baru rekomendasi dari Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) IDI,” ujarnya.

 

Padahal, lanjut anak buah Prabowo Subianto itu, surat rekomendasi pemecatan tersebut seharusnya dikeluarkan oleh PB (Pengurus Besar) IDI.

 

“Yang kedua, rekomendasi ini perlu dieksekusi oleh PB (Pengurus Besar) IDI,” sebutnya.

 

Sementara pengurus lama (PB IDI) demisioner dan pengurus baru belum dilantik.

 

Kemudian hal tersebut dibacakan dalam forum Muktamar (IDI di Aceh) oleh perangkat yang tidak jelas.

 

“Jelas ini menimbulkan kegaduhan yang nantinya berkepanjangan,” tandas Dasco. (muf/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/