alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, 16 May 2022

Ini Bocoran BioNTech Lawan Covid Varian Baru Omicron

RADARPAPUA.ID-BioNTech menyatakan mereka mulai mengembangkan vaksin Covid-19 yang disesuaikan untuk melawan varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan, kendati masih belum diketahui apakah harus membuat ulang vaksin Covid-19 yang sudah ada.

Pengembangan vaksin khusus merupakan bagian dari prosedur standar perusahaan untuk varian-varian baru, kata perusahaan yang bermitra dengan Pfizer itu dalam pernyataan. “Langkah awal pengembangan vaksin baru yang potensial tumpang tindih dengan riset yang diperlukan untuk mengevaluasi apakah vaksin baru itu nantinya bakal dibutuhkan,” terang pernyataan dari BioNTech, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Omicron membawa risiko terjadinya lonjakan global yang sangat tinggi, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin, ketika semakin banyak negara melaporkan temuan varian itu yang mendorong penutupan perbatasan.

Baca Juga :  Jelang Musim Dingin, Kasus Positif Covid-19 di Eropa Melonjak

BioNTech pada Jumat mengatakan mereka mengharapkan lebih banyak data dari laboratorium dalam dua pekan ke depan untuk membantu menentukan apakah perlu memproduksi vaksin khusus Omicron. Sementara itu, pesaingnya, Moderna, mengatakan sedang merancang ulang vaksin Covid-19 mereka untuk digunakan sebagai vaksin booster (penguat) masa depan.(antara)

RADARPAPUA.ID-BioNTech menyatakan mereka mulai mengembangkan vaksin Covid-19 yang disesuaikan untuk melawan varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan, kendati masih belum diketahui apakah harus membuat ulang vaksin Covid-19 yang sudah ada.

Pengembangan vaksin khusus merupakan bagian dari prosedur standar perusahaan untuk varian-varian baru, kata perusahaan yang bermitra dengan Pfizer itu dalam pernyataan. “Langkah awal pengembangan vaksin baru yang potensial tumpang tindih dengan riset yang diperlukan untuk mengevaluasi apakah vaksin baru itu nantinya bakal dibutuhkan,” terang pernyataan dari BioNTech, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Omicron membawa risiko terjadinya lonjakan global yang sangat tinggi, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin, ketika semakin banyak negara melaporkan temuan varian itu yang mendorong penutupan perbatasan.

Baca Juga :  Pemulihan Ekonomi, Menko Airlangga: Keseimbangan Rem dan Gas Dijaga

BioNTech pada Jumat mengatakan mereka mengharapkan lebih banyak data dari laboratorium dalam dua pekan ke depan untuk membantu menentukan apakah perlu memproduksi vaksin khusus Omicron. Sementara itu, pesaingnya, Moderna, mengatakan sedang merancang ulang vaksin Covid-19 mereka untuk digunakan sebagai vaksin booster (penguat) masa depan.(antara)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/