Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Ternyata Sudah Tahu Dirinya Disadap, Yusril Ungkap Sosok yang Melapor

T
Penulis: Tina Mamangkey❯
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menjadi Kapolri menganugerahkan Medali Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo Subianto. (Tangkapan Layar YouTube Setpres)
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menjadi Kapolri menganugerahkan Medali Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo Subianto. (Tangkapan Layar YouTube Setpres)

Advertisement

 

RADARPAPUA - Presiden Prabowo Subianto telah mengetahui dirinya menjadi salah satu target dugaan penyadapan ilegal yang menyeret tiga personel Polri.

Informasi tersebut diketahui setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan langsung kepada kepala negara.

Advertisement

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

Ia memastikan bahwa Presiden telah mendapatkan informasi mengenai dugaan penyadapan tersebut melalui laporan yang disampaikan Kapolri.

“Sudah barang tentu Presiden tahu karena dilaporkan oleh Kapolri kepada beliau,” kata Yusril dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (4/11) malam.

Advertisement

Yusril menjelaskan, laporan dari Kapolri disampaikan karena dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan kepentingan negara.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa, mengingat pihak yang menjadi sasaran merupakan pejabat penting dalam pemerintahan.

Ia juga menyoroti belum jelasnya tujuan di balik dugaan penyadapan tersebut.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti untuk kepentingan apa nomor telepon Presiden maupun para pejabat negara lainnya disadap.

Advertisement

Artikel Terkait

Kasus Sadap Nomor Telepon Prabowo, Yusril Buka Suara soal Tersangka Listyo Sigit Cs

Kasus Sadap Nomor Telepon Prabowo, Yusril Buka Suara soal Tersangka Listyo Sigit Cs

Yusril juga mengajak masyarakat memberikan ruang kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan penyidikan.

Tragedi Intan Jaya: Pemerintah Beri Lampu Hijau Komnas HAM Usut Tuntas Tewasnya Ibu Hamil dan Rentetan Kekerasan di Papua

Tragedi Intan Jaya: Pemerintah Beri Lampu Hijau Komnas HAM Usut Tuntas Tewasnya Ibu Hamil dan Rentetan Kekerasan di Papua

Pemerintah membuka akses bagi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk melakukan penyelidikan secara independen.

Polemik Film Pesta Babi: Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Acara Nobar

Polemik Film Pesta Babi: Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Acara Nobar

Yusril juga menganggap kritik yang disampaikan melalui film dokumenter tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer