alexametrics
29.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

KABAR BAIK! Tak Ada Lagi Daerah Level 4, Luhut: Kasus Aktif Turun 83 Persen

RADARPAPUA.ID–Pemerintah memberikan kabar gembira atas penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kondisi dan situasi pandemi Covid-19 hari ini begitu baik,” kata dia dalam telekonferensi pers, Senin (4/4).

Ia memaparkan bahwa secara nasional dalam waktu kurang dari 3 bulan, kasus harian telah menurun sangat tajam hingga 97 persen dari puncak kasus yang disebabkan oleh varian Omicron.

“Selain itu kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus yang lalu sehingga sekarang ini berada dibawah 100.000 kasus aktif,” tutur dia.

Hal lain yang menggambarkan bahwa penanganan kondisi Covid-19 varian Omicron cukup baik terlihat dari turunnya rawat inap rumah sakit hingga 85 persen. Lalu, BOR (bed occupancy rate) rumah sakit saat juga hanya sebesar 6 persen

“Hingga positifity rate di bawah standar WHO (5 persen), yakni 4 persen. Jumlah orang meninggal pun turun tajam hingga 88 persen dibandingkan puncak kasus Omicron yang lalu,” terang Luhut. “Dari data-data yang di atas kami menarik kesimpulan bahwa kondisi varian Omicron saat ini berada pada posisi yang terkendali,” sambung dia.

Baca Juga :  Grace Karundeng Ditemukan Tak Bernyawa, Ibunda: Rasanya Tak Sanggup

Secara khusus untuk wilayah Jawa-Bali pun juga terus mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam semua aspek, seperti kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit hingga tingkat kematian di hampir seluruh provinsi. Bahkan, kawasan Jawa-Bali mengalami penurunan kasus mulai dari 96 hingga 98 persen dibandingkan dengan puncak kasus Omicron beberapa waktu yang lalu.

Dampak dari menurunnya tren kasus dan seluruh aspek penyertaan ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap level asesmen kabupaten/kota. Di mana saat ini sudah tidak terdapat lagi kabupaten/kota berada di level 4. “Sebanyak 93 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali sudah pada berada pada level 1 dan 2, hanya tersisa 9 kabupaten kota yang masih di level 3,” tandas Luhut. (Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Pemerintah memberikan kabar gembira atas penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kondisi dan situasi pandemi Covid-19 hari ini begitu baik,” kata dia dalam telekonferensi pers, Senin (4/4).

Ia memaparkan bahwa secara nasional dalam waktu kurang dari 3 bulan, kasus harian telah menurun sangat tajam hingga 97 persen dari puncak kasus yang disebabkan oleh varian Omicron.

“Selain itu kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus yang lalu sehingga sekarang ini berada dibawah 100.000 kasus aktif,” tutur dia.

Hal lain yang menggambarkan bahwa penanganan kondisi Covid-19 varian Omicron cukup baik terlihat dari turunnya rawat inap rumah sakit hingga 85 persen. Lalu, BOR (bed occupancy rate) rumah sakit saat juga hanya sebesar 6 persen

“Hingga positifity rate di bawah standar WHO (5 persen), yakni 4 persen. Jumlah orang meninggal pun turun tajam hingga 88 persen dibandingkan puncak kasus Omicron yang lalu,” terang Luhut. “Dari data-data yang di atas kami menarik kesimpulan bahwa kondisi varian Omicron saat ini berada pada posisi yang terkendali,” sambung dia.

Baca Juga :  Gawat!, Ada Ribuan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Belum Dilaporkan

Secara khusus untuk wilayah Jawa-Bali pun juga terus mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam semua aspek, seperti kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit hingga tingkat kematian di hampir seluruh provinsi. Bahkan, kawasan Jawa-Bali mengalami penurunan kasus mulai dari 96 hingga 98 persen dibandingkan dengan puncak kasus Omicron beberapa waktu yang lalu.

Dampak dari menurunnya tren kasus dan seluruh aspek penyertaan ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap level asesmen kabupaten/kota. Di mana saat ini sudah tidak terdapat lagi kabupaten/kota berada di level 4. “Sebanyak 93 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali sudah pada berada pada level 1 dan 2, hanya tersisa 9 kabupaten kota yang masih di level 3,” tandas Luhut. (Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/