alexametrics
25.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

14 Januari, Launching Penggunaan Vaksin Covid-19

MANOKWARI — Pasca menerima 7.160 vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis untuk melaunching penggunaan vaksin tersebut.

“Akan dilaksanakan (vaksinasi) serentak seluruh Indonesia dan kita menunggu itu. Sesuai rencana dan schedule 14 Januari 2021. Nanti di provinsi pun akan dilaunching dan siapa yang akan divaksinasi pertama, kedua, ketiga dan seterusnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan usai menjemput vaksin Covid-19 di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (5/1/21).

Dijelaskan Otto, yang akan divaksinasi adalah yang sudah mendaftar lewat sistem informasi sumberdaya informasi kesehatan. Ada aplikasi yang disiapkan.

Baca Juga :  Indonesia Terima Perdana Vaksin Covovax 134.500 Dosis, Dirjen dr Rondonuwu:

“Tenaga kesehatan mendaftar lewat itu dan yang sudah mendaftar divaksinasi lebih awal. Yang sudah mendaftar ada 9.047 di seluruh Papua Barat. Ini belum semua. Itu termasuk tenaga kesehatan di TNI dan Polri, rumah sakit, klinik, puskesmas, dinas kesehatan, KKP dan instalasi farmasi,” jelasnya.

“Kita menunggu lagi masih on terus (pendaftaran, red) untuk melakukan penginputan data. Jadi datanya masih bergerak terus,” sambung Otto.

Otto pun menegaskan, untuk tahap pertama dilakukan vaksinasi di dua daerah di Papua Barat.

“Tadi Pak Gubernur sudah arahkan bahwa vaksin ini diprioritaskan untuk dua daerah dulu (Manokwari dan Kota Sorong),” tandas Otto.(xlo)

MANOKWARI — Pasca menerima 7.160 vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis untuk melaunching penggunaan vaksin tersebut.

“Akan dilaksanakan (vaksinasi) serentak seluruh Indonesia dan kita menunggu itu. Sesuai rencana dan schedule 14 Januari 2021. Nanti di provinsi pun akan dilaunching dan siapa yang akan divaksinasi pertama, kedua, ketiga dan seterusnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan usai menjemput vaksin Covid-19 di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (5/1/21).

Dijelaskan Otto, yang akan divaksinasi adalah yang sudah mendaftar lewat sistem informasi sumberdaya informasi kesehatan. Ada aplikasi yang disiapkan.

Baca Juga :  DPR RI Minta Kapolri Tindak Tegas Kapolres Kotamobagu yang Akrab dengan Mafia

“Tenaga kesehatan mendaftar lewat itu dan yang sudah mendaftar divaksinasi lebih awal. Yang sudah mendaftar ada 9.047 di seluruh Papua Barat. Ini belum semua. Itu termasuk tenaga kesehatan di TNI dan Polri, rumah sakit, klinik, puskesmas, dinas kesehatan, KKP dan instalasi farmasi,” jelasnya.

“Kita menunggu lagi masih on terus (pendaftaran, red) untuk melakukan penginputan data. Jadi datanya masih bergerak terus,” sambung Otto.

Otto pun menegaskan, untuk tahap pertama dilakukan vaksinasi di dua daerah di Papua Barat.

“Tadi Pak Gubernur sudah arahkan bahwa vaksin ini diprioritaskan untuk dua daerah dulu (Manokwari dan Kota Sorong),” tandas Otto.(xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/