alexametrics
31.7 C
Jayapura
Wednesday, 25 May 2022

Curhat Polisi Wanita yang Dipukul Tentara Berbaju Preman, Bripda Tazkia:

RADARPAPUA.ID – Bripda Tazkia Nabila Supriadi terkena bogem mentah dari anggota TNI. Saat itu, ia yang masuk dalam regu Tim Pengurai Massa (Raimas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melaksanakan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) pada Sabtu (4/12) di kawasan Jl Pameran Temanggung Tilung Palangka Raya.

 

Insiden ini rupanya berhasil menarik perhatian Panglima TNI. Bahkan, Jenderal TNI Andika Perkasa sampai turun tangan menanggapi insiden prajuritnya yang pukul seorang polwan.

 

Semula, Bripda Tazkia tidak mengetahui jika yang terlibat keributan adalah anggota TNI. Sebab tidak mengenakan seragam militer. Perihal TNI ribut dengan siapa, dia mengaku tidak tahu.

 

“Yang berkelahi (TNI) pakai baju preman, tapi enggak tahu kan siapa yang berkelahi awalnya. Ngakunya dari Batalyon Antang. Padahal udah ngomong saya Polwan (Tetapi tetap dipukul). Ya mungkin, enggak ngerti juga, mungkin terlanjur emosi ya bisa,” sambungnya.

Baca Juga :  Penembakan Anak di Intan Jaya, Teroris Papua Tuding TNI Pelakunya

 

Menurut Eko, pemukulan itu menyebabkan Bripda Tazkia luka ringan memar pada bagian tangan dan kepala yang saat ini telah membaik.

RADARPAPUA.ID – Bripda Tazkia Nabila Supriadi terkena bogem mentah dari anggota TNI. Saat itu, ia yang masuk dalam regu Tim Pengurai Massa (Raimas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melaksanakan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) pada Sabtu (4/12) di kawasan Jl Pameran Temanggung Tilung Palangka Raya.

 

Insiden ini rupanya berhasil menarik perhatian Panglima TNI. Bahkan, Jenderal TNI Andika Perkasa sampai turun tangan menanggapi insiden prajuritnya yang pukul seorang polwan.

 

Semula, Bripda Tazkia tidak mengetahui jika yang terlibat keributan adalah anggota TNI. Sebab tidak mengenakan seragam militer. Perihal TNI ribut dengan siapa, dia mengaku tidak tahu.

 

“Yang berkelahi (TNI) pakai baju preman, tapi enggak tahu kan siapa yang berkelahi awalnya. Ngakunya dari Batalyon Antang. Padahal udah ngomong saya Polwan (Tetapi tetap dipukul). Ya mungkin, enggak ngerti juga, mungkin terlanjur emosi ya bisa,” sambungnya.

Baca Juga :  Pasien Terakhir di Faskar Rusunawa 'Dipulangkan'

 

Menurut Eko, pemukulan itu menyebabkan Bripda Tazkia luka ringan memar pada bagian tangan dan kepala yang saat ini telah membaik.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/