alexametrics
23.7 C
Jayapura
Wednesday, 25 May 2022

Bawa Bukti Riwayat Kesehatan ke Bareskrim, Ferdinand Hutahaean: Inilah…

RADARPAPUA.ID–Politikus Ferdinand Hutahaean memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Dia akan diperiksa dalam kasus cuitan ‘Allahmu lemah’. Dalam kedatangannya, dia turut membawa bukti riwayat penyakit.

“Saya membawa salah satunya bukti riwayat kesehatan saya,” kata Ferdinand di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/1).

Ferdinand menjelaskan, riwayat kesehatan ini sekaligus menguatkan argumennya tempo hari. Yakni dia menulis cuitan tersebut untuk memotivasi diri karena mengidap penyakit yang sudah bertahun-tahun.

“Memang ini lah penyebabnya bahwa yang saya sampaikan dari kemarin bahwa saya itu menderita sebuah penyakit sehingga timbullah percakapan antara pikiran dengan hati,” jelas Ferdinand.

Diketahui, kasus ini bermula dari trendingnya tagar #tangkapferdinand media sosial Twitter. Pemicunya akibat kicauan Ferdinand yang dinilai mengandung unsur penistaan agama.

Baca Juga :  TERUNGKAP!Fakta Baru Soal Polwan Cantik Briptu Christy Ini Akan Buat Tercengang

Ferdinand saat itu menulis, ‘kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa maha segalanya’. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Tak lama setelah menerima laporan polisi, Bareskrim bergerak cepat mengusut kasus ini. Hingga akhirnya Bareskrim meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Politikus Ferdinand Hutahaean memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Dia akan diperiksa dalam kasus cuitan ‘Allahmu lemah’. Dalam kedatangannya, dia turut membawa bukti riwayat penyakit.

“Saya membawa salah satunya bukti riwayat kesehatan saya,” kata Ferdinand di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/1).

Ferdinand menjelaskan, riwayat kesehatan ini sekaligus menguatkan argumennya tempo hari. Yakni dia menulis cuitan tersebut untuk memotivasi diri karena mengidap penyakit yang sudah bertahun-tahun.

“Memang ini lah penyebabnya bahwa yang saya sampaikan dari kemarin bahwa saya itu menderita sebuah penyakit sehingga timbullah percakapan antara pikiran dengan hati,” jelas Ferdinand.

Diketahui, kasus ini bermula dari trendingnya tagar #tangkapferdinand media sosial Twitter. Pemicunya akibat kicauan Ferdinand yang dinilai mengandung unsur penistaan agama.

Baca Juga :  Jika Terbukti di PM, Jenderal Dudung Urus Proses Administrasi Pemecatan...

Ferdinand saat itu menulis, ‘kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa maha segalanya’. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Tak lama setelah menerima laporan polisi, Bareskrim bergerak cepat mengusut kasus ini. Hingga akhirnya Bareskrim meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/