alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Sah, Rumagesan Pahlawan Nasional Pertama dari Papua Barat

MANOKWARI — Bertempat di Istana, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Macmud Singgirei Rumagesan, Selasa (10/11). Rumagesan merupakan Pahlawan Nasional pertama dari Provinsi Papua Barat.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional tersebut diberikan di istana, usai Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Amin menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo yang telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepasa salah satu putra Papua Barat asal Kabupaten Fakfak.

“Selaku gubernur, tentu saya atas seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua, khususnya Papua Barat, berterimakasih atas gelar Pahlawan Nasional pertama bagi putra asal Papua Barat yaitu Macmud Singgirei Rumagesan,” ungkap Dominggus Mandacan, usai mengikuti upacara peringatan hari pahlawan bersama presiden melalui media virtual Aston New Hotel Manokwari.

Dikatakan Dominggus, pemberian gelar Pahlawan Nasional tentu melalui berbagai pertimbangan dan kajian yang telah dilakukan terhadap seseorang dan melalui pengalaman hidupnya terutama dalam menghadapi para penjajah.

Baca Juga :  Presiden Bakal Saksikan Langsung Gelaran MotoGP Mandalika

“Ada banyak kriteria untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Khusus untuk Macmud Singgirei Rumagesan, sesuai data yang ada, beliau waktu itu sebagai raja Sekar (saat ini Kabupaten Fakfak) dan Belanda berusaha untuk menguasainya. Namun Rumagesan menentang dan berusaha melawan Belanda,” kata Dominggus.

Bagi Dominggus, perlawanan yang telah dilakukan Rumagesan, memberi contoh dan teladan bagi generasi yang ada saat ini, untuk membangun daerah dengan semangat dan jiwa patriotisme.

“Mari kita contohi, bagaimana semangat dan jiwa patriotisme Rumagesan mengusir para penjajah, untuk bangun daerah kita,” tuturnya.

Diakui Dominggus, Rumagesan merupakan Pahlawan Nasional yang ke lima bagi orang Papua. Pasalnya, sebelumnya ada empat nama yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional yaitu, Frans Kaiesiepo, Johanes Abraham Dimara, Marten Indei dan Silas Papari.

“Tentu masih banyak tokoh-tokoh atau pejuang-pejuang kita yang belum tercatat sebagai pahlawan nasional. Namun semangat juang mereka itulah yang harus kita kobarkan demi membangun daerah kita,” pungkasnya. (nov)

MANOKWARI — Bertempat di Istana, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Macmud Singgirei Rumagesan, Selasa (10/11). Rumagesan merupakan Pahlawan Nasional pertama dari Provinsi Papua Barat.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional tersebut diberikan di istana, usai Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Amin menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo yang telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepasa salah satu putra Papua Barat asal Kabupaten Fakfak.

“Selaku gubernur, tentu saya atas seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua, khususnya Papua Barat, berterimakasih atas gelar Pahlawan Nasional pertama bagi putra asal Papua Barat yaitu Macmud Singgirei Rumagesan,” ungkap Dominggus Mandacan, usai mengikuti upacara peringatan hari pahlawan bersama presiden melalui media virtual Aston New Hotel Manokwari.

Dikatakan Dominggus, pemberian gelar Pahlawan Nasional tentu melalui berbagai pertimbangan dan kajian yang telah dilakukan terhadap seseorang dan melalui pengalaman hidupnya terutama dalam menghadapi para penjajah.

Baca Juga :  Pengamat SMRC: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Pemerintah Meningkat

“Ada banyak kriteria untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Khusus untuk Macmud Singgirei Rumagesan, sesuai data yang ada, beliau waktu itu sebagai raja Sekar (saat ini Kabupaten Fakfak) dan Belanda berusaha untuk menguasainya. Namun Rumagesan menentang dan berusaha melawan Belanda,” kata Dominggus.

Bagi Dominggus, perlawanan yang telah dilakukan Rumagesan, memberi contoh dan teladan bagi generasi yang ada saat ini, untuk membangun daerah dengan semangat dan jiwa patriotisme.

“Mari kita contohi, bagaimana semangat dan jiwa patriotisme Rumagesan mengusir para penjajah, untuk bangun daerah kita,” tuturnya.

Diakui Dominggus, Rumagesan merupakan Pahlawan Nasional yang ke lima bagi orang Papua. Pasalnya, sebelumnya ada empat nama yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional yaitu, Frans Kaiesiepo, Johanes Abraham Dimara, Marten Indei dan Silas Papari.

“Tentu masih banyak tokoh-tokoh atau pejuang-pejuang kita yang belum tercatat sebagai pahlawan nasional. Namun semangat juang mereka itulah yang harus kita kobarkan demi membangun daerah kita,” pungkasnya. (nov)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/