alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

IPW Sebut Ada Dugaan Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Briptu Christy

RADARPAPUA.ID – Kasus Briptu Christy terus menjadi sorotan. Terbaru, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso merespons perihal polwan cantik yang sempat menghilang dan jadi buron, namun kini sudah ditangkap polisi.

Briptu Chisty yang sempat menjadi buronan itu akhirnya ditangkap di salah satu hotel, kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (9/2/2022).

Dilansir dari JPNN.com, menurut Sugeng, perihal kasus pelanggaran asusila Briptu Christy sejatinya tidak perlu diramaikan, karena sifatnya privat.

“Terkait pelanggaran asusila Briptu Christy sifatnya internum artinya berhubungan dengan pria lain. Dia desersi itu pelanggaran yang sifatnya personal tidak perlu menjadi diramaikan dengan pencarian besar-besaran,” kata Sugeng saat dihubungi JPNN.com, Kamis (10/2).

Baca Juga :  GEGER! Mohamad Guntur Romli Bongkar Habib Rizieq Shihab Terlibat Terorisme

Sugeng mengatakan seharusnya polisi cukup melibatkan propam dan intel guna mencari dan menangkap Briptu Christy.

“Bisa diselesaikan dengan cara melibatkan propam atau intel, dicari dan menangkap serta membawa dalam sidang disiplin dan kode etik,” kata Sugeng.

Sugeng menegaskan perihal kasus asusila yang dilakukan Briptu Christy sudah selesai.

“Pelanggaran asusila maupun desersi sudah selesai,” kata Sugeng.

RADARPAPUA.ID – Kasus Briptu Christy terus menjadi sorotan. Terbaru, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso merespons perihal polwan cantik yang sempat menghilang dan jadi buron, namun kini sudah ditangkap polisi.

Briptu Chisty yang sempat menjadi buronan itu akhirnya ditangkap di salah satu hotel, kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (9/2/2022).

Dilansir dari JPNN.com, menurut Sugeng, perihal kasus pelanggaran asusila Briptu Christy sejatinya tidak perlu diramaikan, karena sifatnya privat.

“Terkait pelanggaran asusila Briptu Christy sifatnya internum artinya berhubungan dengan pria lain. Dia desersi itu pelanggaran yang sifatnya personal tidak perlu menjadi diramaikan dengan pencarian besar-besaran,” kata Sugeng saat dihubungi JPNN.com, Kamis (10/2).

Baca Juga :  Pakar Sebut Polwan Cantik Briptu Christy Melindungi Seseorang

Sugeng mengatakan seharusnya polisi cukup melibatkan propam dan intel guna mencari dan menangkap Briptu Christy.

“Bisa diselesaikan dengan cara melibatkan propam atau intel, dicari dan menangkap serta membawa dalam sidang disiplin dan kode etik,” kata Sugeng.

Sugeng menegaskan perihal kasus asusila yang dilakukan Briptu Christy sudah selesai.

“Pelanggaran asusila maupun desersi sudah selesai,” kata Sugeng.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/