alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 18 August 2022

GEGER! Warga Kembali Tolak Ceramah UAS, MUI Angkat Bicara

RADARPAPUA.ID – Abdul Somad (UAS) kembali mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat. Kali ini mengatasnamakan warga Citra Indah City, Jonggol, Kabupaten Bogor.

Menanggapi hal ini, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Ahmad Mukri Aji angkat bicara perihal viralnya video Ustaz Abdul Somad atau UAS ditolak ceramah di Jonggol oleh segelintir warga.

Dirinya mengingatkan agar umat tidak terpecah belah.

“Intinya bahwa kita mengusung semangat kesatuan dan persatuan umat ya. Jadi siapapun dia, dari mulai ulama, sampai khalayak ya, tokoh-tokoh umat semuanya ingin menyatu, jangan beda-beda pandangan, jangan pecah, jangan belah, apa lagi diprovokasi untuk kita pecah dan belah. Ini yang kita jaga,” katanya, Kamis (16/6/2022).

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mengundang UAS atau yang membuat video UAS ditolak ceramah di Jonggol, untuk tidak pertajam konfrontasi, konflik, antara pro kontra. Tetapi lebih ke melakukan muhasabah.

“Sebagai ulama di Bogor, hemat saya sekarang jangan kita pertajam ya semua ini, ambil hikmah-hikmahnya, ambil nilai-nilai maslahahnya, kebaikannya ya,”tambahnya.

Menurutnya, bagi yang kontra terkait video UAS ditolak ceramah di Jonggol atau mendukung, semuanya menyatu dalam kalimat Takbir.

“Baik yang menolak (UAS), maupun yang mendukung. Bagi saya tidak ada tolak maupun dukung, semuanya menyatu Allahu akbar,” ujarnya.

“Karena semuanya damai mengusung kebaikan, kemuliaan, saling kita memuliakan antara kita antara ulama, guru-guru kita, kita muliakan semua, tidak ada yang dijelekan, tidak ada,” tukasnya.

RADARPAPUA.ID – Abdul Somad (UAS) kembali mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat. Kali ini mengatasnamakan warga Citra Indah City, Jonggol, Kabupaten Bogor.

Menanggapi hal ini, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Ahmad Mukri Aji angkat bicara perihal viralnya video Ustaz Abdul Somad atau UAS ditolak ceramah di Jonggol oleh segelintir warga.

Dirinya mengingatkan agar umat tidak terpecah belah.

“Intinya bahwa kita mengusung semangat kesatuan dan persatuan umat ya. Jadi siapapun dia, dari mulai ulama, sampai khalayak ya, tokoh-tokoh umat semuanya ingin menyatu, jangan beda-beda pandangan, jangan pecah, jangan belah, apa lagi diprovokasi untuk kita pecah dan belah. Ini yang kita jaga,” katanya, Kamis (16/6/2022).

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mengundang UAS atau yang membuat video UAS ditolak ceramah di Jonggol, untuk tidak pertajam konfrontasi, konflik, antara pro kontra. Tetapi lebih ke melakukan muhasabah.

“Sebagai ulama di Bogor, hemat saya sekarang jangan kita pertajam ya semua ini, ambil hikmah-hikmahnya, ambil nilai-nilai maslahahnya, kebaikannya ya,”tambahnya.

Menurutnya, bagi yang kontra terkait video UAS ditolak ceramah di Jonggol atau mendukung, semuanya menyatu dalam kalimat Takbir.

“Baik yang menolak (UAS), maupun yang mendukung. Bagi saya tidak ada tolak maupun dukung, semuanya menyatu Allahu akbar,” ujarnya.

“Karena semuanya damai mengusung kebaikan, kemuliaan, saling kita memuliakan antara kita antara ulama, guru-guru kita, kita muliakan semua, tidak ada yang dijelekan, tidak ada,” tukasnya.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/