alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, 28 June 2022

GEGER! Ini Cara JI Rekrut Calon Teroris, Pilih Nabi Muhammad atau Jokowi…

Adapun dalam tayangan video tersebut, tampak mantan pimpinan JI Asia Tenggara Nasir Abbas memberi edukasi kepada sejumlah orang terkait bagaimana cara teroris direkrut.

Awalnya, calon teroris itu diberi sejumlah pertanyaan pilihan oleh Nasir Abbas seperti pilihan antara ciptaan Allah atau ciptaan manusia.

“Mana lebih baik, ciptaan Allah atau ciptaan manusia? Manusia atau robot? Robot itu pintar bicara, pintar bergerak, sekarang ada robot bisa berlari,” ujar Nasir.

Tak hanya itu, orang yang hendak direkrut sebagai teroris tersebut juga diberi pertanyaan pilihan antara memilih Alquran atau Pancasila, Nabi Muhammad atau Presiden Jokowi.

“Pilih mana, Alquran atau Pancasila? Pilih mana, Nabi Muhammad atau Joko Widodo? Pilih mana, negara Islam atau negara kafir? Alhamdulillah semuanya berpotensi direkrut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan pimpinan JI tersebut juga menyebut bahwa cara pihaknya merekrut teroris tidak seperti penceramah melainkan berinteraksi secara langsung dengan yang bersangkutan.

“Saya ajak berinteraksi, tidak sama seperti penceramah. Sehingga, anda terus fokus dengan saya, menjawab pertanyaan saya sampai saya kasih pertanyaan menjebak sehingga anda menjawab apa maunya saya,” ujarnya. (Abadkini.com)

Adapun dalam tayangan video tersebut, tampak mantan pimpinan JI Asia Tenggara Nasir Abbas memberi edukasi kepada sejumlah orang terkait bagaimana cara teroris direkrut.

Awalnya, calon teroris itu diberi sejumlah pertanyaan pilihan oleh Nasir Abbas seperti pilihan antara ciptaan Allah atau ciptaan manusia.

“Mana lebih baik, ciptaan Allah atau ciptaan manusia? Manusia atau robot? Robot itu pintar bicara, pintar bergerak, sekarang ada robot bisa berlari,” ujar Nasir.

Tak hanya itu, orang yang hendak direkrut sebagai teroris tersebut juga diberi pertanyaan pilihan antara memilih Alquran atau Pancasila, Nabi Muhammad atau Presiden Jokowi.

“Pilih mana, Alquran atau Pancasila? Pilih mana, Nabi Muhammad atau Joko Widodo? Pilih mana, negara Islam atau negara kafir? Alhamdulillah semuanya berpotensi direkrut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan pimpinan JI tersebut juga menyebut bahwa cara pihaknya merekrut teroris tidak seperti penceramah melainkan berinteraksi secara langsung dengan yang bersangkutan.

“Saya ajak berinteraksi, tidak sama seperti penceramah. Sehingga, anda terus fokus dengan saya, menjawab pertanyaan saya sampai saya kasih pertanyaan menjebak sehingga anda menjawab apa maunya saya,” ujarnya. (Abadkini.com)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/