alexametrics
28.2 C
Jayapura
Wednesday, 25 May 2022

Papua Bakal Tutup Akses Keluar-Masuk 1 Bulan

JAYAPURA— Pemerintah Provinsi Papua rencananya akan mengambil kebijakan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan.

Penutupan ini akan berlangsung pada tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus mendatang. Namun rencana kebijakan ini akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala mikro yang tengah berlangsung.

Gubernur Papua Lukas Enembe SIP MH pun meminta masyarakat Papua agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi Surat Edaran Gubernur yang akan datang. “Penutupan akses keluar-masuk Provinsi Papua dikecualikan pada aktivitas yang berhubungan dengan PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021,” ungkap Enembe melalui Juru Bicara Muhammad Rifai Darus.

Darus mengatakan, sebelumnya Senin (19/7) Gubernur Lukas Enembe bersama kepala daerah lainnya di Indonesia menghadiri rapat terbatas via zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Pasca Rapat Terbatas bersama Presiden tersebut, Gubernur Lukas Enembe selanjutnya pada hari yang sama mengumpulkan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua dengan agenda yang berkenaan pandemi Covid-19 di Provinsi Papua,” jelasnya.

Dikatakan, Gubernur Lukas Enembe akan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerapan PPKM berskala mikro di Provinsi Papua sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Papua Nomor: 440/7736/SET. “Surat Edaran tersebut masih berlaku hingga tanggal 25 Juli 2021. Untuk itu Gubernur Papua meminta kepada seluruh stakeholders terkait agar dapat bersinergi dan bergerak lebih cepat dan tepat guna memastikan situasi pandemi Covid-19 di tanah Papua tidak semakin parah,” ucapnya.

Baca Juga :  GEGER! Oknum PNS Terduga Teroris Ditangkap Densus 88, Anggota Jaringan Jamaah..

Gubernur Papua Lukas Enembe mengharapkan agar bupati dan wali kota se-Provinsi Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun yang akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua. Hal ini bertujuan untuk memperlancar persiapan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021 serta lebih jauh lagi untuk menyelamatkan setiap nyawa penduduk di tanah Papua dari ancaman virus Covid-19.

“Sebagai tuan rumah PON XX dan Peparnas XVI, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan kedua pagelaran tersebut. Untuk itu, Gubernur Lukas Enembe juga berpesan kepada bupati dan wali kota se-Provinsi Papua agar dapat mengebut dan menambah akselerasinya dalam melakukan vaksinasi kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021 yang akan diselenggarakan 73 hari lagi,” pungkasnya.(cepos)

JAYAPURA— Pemerintah Provinsi Papua rencananya akan mengambil kebijakan menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan.

Penutupan ini akan berlangsung pada tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus mendatang. Namun rencana kebijakan ini akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala mikro yang tengah berlangsung.

Gubernur Papua Lukas Enembe SIP MH pun meminta masyarakat Papua agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi Surat Edaran Gubernur yang akan datang. “Penutupan akses keluar-masuk Provinsi Papua dikecualikan pada aktivitas yang berhubungan dengan PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021,” ungkap Enembe melalui Juru Bicara Muhammad Rifai Darus.

Darus mengatakan, sebelumnya Senin (19/7) Gubernur Lukas Enembe bersama kepala daerah lainnya di Indonesia menghadiri rapat terbatas via zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Pasca Rapat Terbatas bersama Presiden tersebut, Gubernur Lukas Enembe selanjutnya pada hari yang sama mengumpulkan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua dengan agenda yang berkenaan pandemi Covid-19 di Provinsi Papua,” jelasnya.

Dikatakan, Gubernur Lukas Enembe akan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerapan PPKM berskala mikro di Provinsi Papua sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Papua Nomor: 440/7736/SET. “Surat Edaran tersebut masih berlaku hingga tanggal 25 Juli 2021. Untuk itu Gubernur Papua meminta kepada seluruh stakeholders terkait agar dapat bersinergi dan bergerak lebih cepat dan tepat guna memastikan situasi pandemi Covid-19 di tanah Papua tidak semakin parah,” ucapnya.

Baca Juga :  Doa Jenderal Dudung Berbahasa Indonesia Didukung MUI Pusat, Muhammad:Kita Butuh

Gubernur Papua Lukas Enembe mengharapkan agar bupati dan wali kota se-Provinsi Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun yang akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua. Hal ini bertujuan untuk memperlancar persiapan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021 serta lebih jauh lagi untuk menyelamatkan setiap nyawa penduduk di tanah Papua dari ancaman virus Covid-19.

“Sebagai tuan rumah PON XX dan Peparnas XVI, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan kedua pagelaran tersebut. Untuk itu, Gubernur Lukas Enembe juga berpesan kepada bupati dan wali kota se-Provinsi Papua agar dapat mengebut dan menambah akselerasinya dalam melakukan vaksinasi kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021 yang akan diselenggarakan 73 hari lagi,” pungkasnya.(cepos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/