26.7 C
Jayapura
Monday, 6 February 2023

Koalisi Pilpres: Belum Ada Titik Temu, AHY Masih Cari Chemistry dengan PKS dan NasDem

RADARPAPUA.ID—Sudah tampak mesra dengan Partai NasDem dan PKS, termasuk dengan bakal calon presiden Anies Baswedan, ternyata Partai Demokrat belum mendapat kata sepakat dalam rencana koalisi pemilihan presiden (pilpres) nanti. Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat mengunjungi Manado, Sulut, Jumat (25/11).

“Memang politik akan semakin menarik diikuti. Ini akhir 2022. Saya duga awal 2023 makin hangat dan dinamins. Kami terus berikhtiar dan berusaha membangun komunikasi semakin baik. Saya tdak dapat menyampaikan kapan itu (deklarasi pilpres), tapi dalam politik semuanya mungkin terjadi. Bisa hari ini, esok, atau ke depannya. Yang jelas kami ingin hadirkan momentum yang baik. Tapi didahului dengan menyamakan, bukan hanya visi misi dan narasi besarnya tapi juga chemistry di antara partai yang memang mengusung perubahan perbaikan,” beber AHY.

Demokrat, lanjutnya, ingin menjadi jangkar dalam narasi perubahan perbaikan. “Dan kami berkomunikasi baik dengan PKS dan NasDem. Sehingga mudah-mudahan ada  ruang dan terbuka jalan terbaik bagi proses perubahan ini,” tukasnya. Diakui AHY, komunikasi politik dalam jalinan koalisi pilpres tidak mudah.

“Membangun koalisi tidak sederhana. Tidak satu atau dua minggu pertemuan. Tapi harus semakin intensif. Semangatnya kami ingin saling memahami satu dengan yang lain dan mencari titik temunya. Itu yang paling penting. Koalisi harus terbentuk solid dan tidak rentan. Sekali lagi kalau sukses, kita bisa membawa perubahan yang lebih baik,” tandasnya.(gel)

RADARPAPUA.ID—Sudah tampak mesra dengan Partai NasDem dan PKS, termasuk dengan bakal calon presiden Anies Baswedan, ternyata Partai Demokrat belum mendapat kata sepakat dalam rencana koalisi pemilihan presiden (pilpres) nanti. Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat mengunjungi Manado, Sulut, Jumat (25/11).

“Memang politik akan semakin menarik diikuti. Ini akhir 2022. Saya duga awal 2023 makin hangat dan dinamins. Kami terus berikhtiar dan berusaha membangun komunikasi semakin baik. Saya tdak dapat menyampaikan kapan itu (deklarasi pilpres), tapi dalam politik semuanya mungkin terjadi. Bisa hari ini, esok, atau ke depannya. Yang jelas kami ingin hadirkan momentum yang baik. Tapi didahului dengan menyamakan, bukan hanya visi misi dan narasi besarnya tapi juga chemistry di antara partai yang memang mengusung perubahan perbaikan,” beber AHY.

Demokrat, lanjutnya, ingin menjadi jangkar dalam narasi perubahan perbaikan. “Dan kami berkomunikasi baik dengan PKS dan NasDem. Sehingga mudah-mudahan ada  ruang dan terbuka jalan terbaik bagi proses perubahan ini,” tukasnya. Diakui AHY, komunikasi politik dalam jalinan koalisi pilpres tidak mudah.

“Membangun koalisi tidak sederhana. Tidak satu atau dua minggu pertemuan. Tapi harus semakin intensif. Semangatnya kami ingin saling memahami satu dengan yang lain dan mencari titik temunya. Itu yang paling penting. Koalisi harus terbentuk solid dan tidak rentan. Sekali lagi kalau sukses, kita bisa membawa perubahan yang lebih baik,” tandasnya.(gel)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain