alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

TERUS BONGKAR!KPK Kembali Panggil Sultan Pontianak terkait Kasus Korupsi Bupati

RADARPAPUA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/4/2022), kembali memanggil Sultan Pontianak IX Syarif Machmud Melvin Alkadrie untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus Bupati Penajam Paser Utara (PPU) nonaktif Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

“Syarif Machmud Melvin Alkadrie, Sultan Pontianak, saksi tindak pidana korupsi pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU, Kalimantan Timur Tahun 2021-2022 untuk tersangka AGM,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

KPK telah memanggil Sultan Pontianak pada Kamis (31/3), namun tidak memenuhi panggilan.

Sebelumnya, Sultan Pontianak membantah telah dipanggil KPK.

“Hingga kini saya ataupun pihak Keraton Pontianak serta kerabat tidak pernah sekali pun menerima surat panggilan dari KPK,” kata Sultan Pontianak di Pontianak, Senin (4/4).

Baca Juga :  Samarkan Hasil Korupsi, Mantan Direktur Ditjen Pajak Diduga KPK Beli Aset...

Ia mengatakan akan menghadiri panggilan dan memberikan keterangan jika memang menerima surat panggilan pemeriksaan.

KPK memastikan bahwa tim penyidik memang benar memanggil Sultan Pontianak.

“Kami memastikan tim penyidik KPK memang benar memanggil yang bersangkutan sebagai saksi untuk perkara dimaksud,” kata Ali.

RADARPAPUA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/4/2022), kembali memanggil Sultan Pontianak IX Syarif Machmud Melvin Alkadrie untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus Bupati Penajam Paser Utara (PPU) nonaktif Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

“Syarif Machmud Melvin Alkadrie, Sultan Pontianak, saksi tindak pidana korupsi pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU, Kalimantan Timur Tahun 2021-2022 untuk tersangka AGM,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

KPK telah memanggil Sultan Pontianak pada Kamis (31/3), namun tidak memenuhi panggilan.

Sebelumnya, Sultan Pontianak membantah telah dipanggil KPK.

“Hingga kini saya ataupun pihak Keraton Pontianak serta kerabat tidak pernah sekali pun menerima surat panggilan dari KPK,” kata Sultan Pontianak di Pontianak, Senin (4/4).

Baca Juga :  Berdayakan Ilmuwan Muda Papua, Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Ia mengatakan akan menghadiri panggilan dan memberikan keterangan jika memang menerima surat panggilan pemeriksaan.

KPK memastikan bahwa tim penyidik memang benar memanggil Sultan Pontianak.

“Kami memastikan tim penyidik KPK memang benar memanggil yang bersangkutan sebagai saksi untuk perkara dimaksud,” kata Ali.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/