alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, 4 July 2022

SITUASI KACAU! Bukan hanya Sekda yang Dihajar Massa, 3 Polisi Juga Dipukul, 6..

RADARPAPUAID – Aksi demo yang dilakukan warga Kabupaten Sarmi, Papua, berakhir anarkis. Sekretaris Daerah atau Sekda Sarmi dihajar massa, Jumat (27/5).

Sekda Sarmi, Elias Bakay mengalami luka pada bagian kepala setelah ditebas parang pendemo.

Tak hanya itu, tiga polisi yang mengamankan jalannya unjuk rasa itu juga terluka akibat dipukuli demonstran.

Kejadian itu membuat aparat kepolisian bertindak tegas. Polisi menembak 6 pendemo karena bertindak anarkis. Keenam warga tersebut mengalami luka tembak.

Peristiwa terjadi terjadi di Jembatan Tor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua.

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan demonstrasi sekelompok warga di Jembatan Tor Atas yang berlangsung anarkis membuat petugas Polres Sarmi harus bertindak tegas.

Jenderal bintang dua itu mendapat laporan tindakan anarkistis terjadi saat massa menyerang Sekda Sarmi Elias Bakay.

“Akibat aksi anarkis itu, petugas melepaskan tembakan peringatan ke pendemo yang menuntut ganti rugi pembayaran hak ulayat Jembatan Tor Atas,” ucap Irjen Fakhiri pada Jumat (27/5) malam.

“Mereka terus menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan senjata tradisional, seperti panah, yang menyebabkan tiga anggota terluka,” lanjutnya.

RADARPAPUAID – Aksi demo yang dilakukan warga Kabupaten Sarmi, Papua, berakhir anarkis. Sekretaris Daerah atau Sekda Sarmi dihajar massa, Jumat (27/5).

Sekda Sarmi, Elias Bakay mengalami luka pada bagian kepala setelah ditebas parang pendemo.

Tak hanya itu, tiga polisi yang mengamankan jalannya unjuk rasa itu juga terluka akibat dipukuli demonstran.

Kejadian itu membuat aparat kepolisian bertindak tegas. Polisi menembak 6 pendemo karena bertindak anarkis. Keenam warga tersebut mengalami luka tembak.

Peristiwa terjadi terjadi di Jembatan Tor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua.

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan demonstrasi sekelompok warga di Jembatan Tor Atas yang berlangsung anarkis membuat petugas Polres Sarmi harus bertindak tegas.

Jenderal bintang dua itu mendapat laporan tindakan anarkistis terjadi saat massa menyerang Sekda Sarmi Elias Bakay.

“Akibat aksi anarkis itu, petugas melepaskan tembakan peringatan ke pendemo yang menuntut ganti rugi pembayaran hak ulayat Jembatan Tor Atas,” ucap Irjen Fakhiri pada Jumat (27/5) malam.

“Mereka terus menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan senjata tradisional, seperti panah, yang menyebabkan tiga anggota terluka,” lanjutnya.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/