alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

31 Orang Lulus Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tukang Bangunan Umum

MANOKWARI — Program pelatihan dan uji sertifikasi tukang bangunan umum angkatan III, sukses dilaksanakan. Pasalnya, Rabu (28/10/2020), di Gereja GKI Petrus Amban, Manokwari, telah ditutup resmi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili Asisten II Setda Provinsi Papua Barat Melkias Werinusi, Rabu (28/10/20).

Diketahui, program tersebut diprakasai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua Barat, yang berkolaborasi bersama Sinode GKI di Tanah Papua, serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.

Dalam sambutan, Werinusi menyebutkan pihaknya selaku pemerintah daerah, berkewajiban melakukan akselerasi pembangunan yang dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya melalui program pelatihan dan uji sertifikasi tukang bangunan umum, dapat berjalan dengan baik jika di dikenakan dilaksanakan secara maksimal.

“Saya mengapresiasi GKI di tanah Papua yang yang bersinergi dengan Balai jasa konstruksi wilayah VII Jayapura dalam bentuk kerjasama guna mengadakan pelatihan-pelatihan seperti ini. Saya harap, kerjasama ini ke depan dapat meningkatkan skill putra-putri asli Papua Barat untuk mampu bersaing,” harapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Papua Barat Anthonius M Ayorbaba mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya sudah dilaksanakan dua kali di Jayapura dengan peserta dari Manokwari.

“Pelatihan tersebut, mulai digelar 20 Oktober hingga 28 Oktober 2020 dengan peserta  jemaat Gereja Petrus Amban sebanyak 31 orang, dengan instruktur pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Papua Barat. Keempat instruktur, Robert Katiop dari Balai Pemasyarakatan Kelas I Manokwari, Hendra Palobo, Franco Ruhulesin dan Rivandi,” bebernya.

Baca Juga :  Ini Tiga Provinsi Tempat Persembunyian Teroris, Densus 88 Ringkus 14 Terduga

Menurutnya, kegiatan tersebut masih tergolong baru di tanah Papua.

“Lewat kegiatan ini, kami berharap, agar potensi yang ada pada generasi muda atau putra putri terbaik di Tanah Papua, bisa menjadi tenaga instruktur yang handal dan berkompeten dalam melakukan aktivitas ditengah masyarakat. Selanjutnya, akan ada juga pelatihan serupa yang akan dilaksanakan di Jayapura angkatan ke IV dengan peserta dari jemaat GKI di Tanah Papua, yang terpilih. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bulan November mendatang,” ungkap Ayorbaba.

Terpisah, Ketua Panitia Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tukang Bangunan Umum Angkatan III Stepanus Palilu, mengatakan, dalam program tersebut, dari 31 peserta dibagi dua kelompok.

“Jadi kami mereka ini kita bagi jadi dua, 15 orang fokus di konstruksi kayu dan 16 orang di konstruksi batu. Pelatihan yang kita berikan selama delapan hari. Dan hasil kerja dari para peserta bakal dilelang, nantinya. Ini untuk bisa memacu para peserta untuk terus berkarya di bidang konstruksi,” pungkasnya. (jzy)

MANOKWARI — Program pelatihan dan uji sertifikasi tukang bangunan umum angkatan III, sukses dilaksanakan. Pasalnya, Rabu (28/10/2020), di Gereja GKI Petrus Amban, Manokwari, telah ditutup resmi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili Asisten II Setda Provinsi Papua Barat Melkias Werinusi, Rabu (28/10/20).

Diketahui, program tersebut diprakasai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua Barat, yang berkolaborasi bersama Sinode GKI di Tanah Papua, serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.

Dalam sambutan, Werinusi menyebutkan pihaknya selaku pemerintah daerah, berkewajiban melakukan akselerasi pembangunan yang dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya melalui program pelatihan dan uji sertifikasi tukang bangunan umum, dapat berjalan dengan baik jika di dikenakan dilaksanakan secara maksimal.

“Saya mengapresiasi GKI di tanah Papua yang yang bersinergi dengan Balai jasa konstruksi wilayah VII Jayapura dalam bentuk kerjasama guna mengadakan pelatihan-pelatihan seperti ini. Saya harap, kerjasama ini ke depan dapat meningkatkan skill putra-putri asli Papua Barat untuk mampu bersaing,” harapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Papua Barat Anthonius M Ayorbaba mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya sudah dilaksanakan dua kali di Jayapura dengan peserta dari Manokwari.

“Pelatihan tersebut, mulai digelar 20 Oktober hingga 28 Oktober 2020 dengan peserta  jemaat Gereja Petrus Amban sebanyak 31 orang, dengan instruktur pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Papua Barat. Keempat instruktur, Robert Katiop dari Balai Pemasyarakatan Kelas I Manokwari, Hendra Palobo, Franco Ruhulesin dan Rivandi,” bebernya.

Baca Juga :  MASIH BERANI? Pernyataan Komjen Agus Sangat Tegas untuk Edy Mulyadi

Menurutnya, kegiatan tersebut masih tergolong baru di tanah Papua.

“Lewat kegiatan ini, kami berharap, agar potensi yang ada pada generasi muda atau putra putri terbaik di Tanah Papua, bisa menjadi tenaga instruktur yang handal dan berkompeten dalam melakukan aktivitas ditengah masyarakat. Selanjutnya, akan ada juga pelatihan serupa yang akan dilaksanakan di Jayapura angkatan ke IV dengan peserta dari jemaat GKI di Tanah Papua, yang terpilih. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bulan November mendatang,” ungkap Ayorbaba.

Terpisah, Ketua Panitia Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tukang Bangunan Umum Angkatan III Stepanus Palilu, mengatakan, dalam program tersebut, dari 31 peserta dibagi dua kelompok.

“Jadi kami mereka ini kita bagi jadi dua, 15 orang fokus di konstruksi kayu dan 16 orang di konstruksi batu. Pelatihan yang kita berikan selama delapan hari. Dan hasil kerja dari para peserta bakal dilelang, nantinya. Ini untuk bisa memacu para peserta untuk terus berkarya di bidang konstruksi,” pungkasnya. (jzy)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/