alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 26 May 2022

Bentrok Kopassus vs Brimob di Papua, Panglima TNI Andika Perkasa Turunkan…

RADARPAPUA.ID – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa langsung bersuara terkait bentrok Satgas Nanggala Kopassus vs Satgas Amole (Brimob Polri). Jenderal Andika menyatakan, Polisi Militer tengah melakukan penelusutan dan pengusutan terkait bentrok Kopassus vs Satgas Amole itu.

 

“Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” kata Andika dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (29/11/2021). Panglima TNI menyatakan, akan menindak tegas mereka yang terbukti melakukan pelanggaran pidana.

 

Proses hukum, sambung Jenderal Andika, juga akan dilakukan terhadap anggota Polri yang terlibat. Akan tetapi, untuk anggota Polri, sepenuhnya akan dilakukan dan ditangani Polri. Selain itu, terkait masalah ini, Andika menyatakan bahwa TNI telah berkomunikasi dengan Polri.

Baca Juga :  86.413 Pelanggan PLN di Tanah Papua Kembali Dapat Stimulus Listrik

 

“TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” jelasnya.

 

Untuk diketahui, bentrok Satgas Nanggala Kopassus vs Satgas Amole (Brimob Polri) terjadi di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021). Bentruk Kopassus vs Brimob itu pun terekam video dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @infokomando.official, Minggu (28/11/2021).

 

Akibat keributan yang tidak seimbang tersebut, lima anggota Brimob dari Satgas Amole terluka. Kelima anggota yang terluka yaitu Bripka Risma terkena bendol stick, Bripka Ramazana luka ringan, Briptu Edi, luka ringan tergores sangkur, Bharaka Heru luka ringan dan Bharatu Julianda mengalami luka ringan.

RADARPAPUA.ID – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa langsung bersuara terkait bentrok Satgas Nanggala Kopassus vs Satgas Amole (Brimob Polri). Jenderal Andika menyatakan, Polisi Militer tengah melakukan penelusutan dan pengusutan terkait bentrok Kopassus vs Satgas Amole itu.

 

“Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Militer TNI AD sedang lakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” kata Andika dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (29/11/2021). Panglima TNI menyatakan, akan menindak tegas mereka yang terbukti melakukan pelanggaran pidana.

 

Proses hukum, sambung Jenderal Andika, juga akan dilakukan terhadap anggota Polri yang terlibat. Akan tetapi, untuk anggota Polri, sepenuhnya akan dilakukan dan ditangani Polri. Selain itu, terkait masalah ini, Andika menyatakan bahwa TNI telah berkomunikasi dengan Polri.

Baca Juga :  Proyek Satelit Senggol Jenderal Ryamizard-Wiranto, Panglima Temui Jaksa Agung

 

“TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut,” jelasnya.

 

Untuk diketahui, bentrok Satgas Nanggala Kopassus vs Satgas Amole (Brimob Polri) terjadi di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021). Bentruk Kopassus vs Brimob itu pun terekam video dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @infokomando.official, Minggu (28/11/2021).

 

Akibat keributan yang tidak seimbang tersebut, lima anggota Brimob dari Satgas Amole terluka. Kelima anggota yang terluka yaitu Bripka Risma terkena bendol stick, Bripka Ramazana luka ringan, Briptu Edi, luka ringan tergores sangkur, Bharaka Heru luka ringan dan Bharatu Julianda mengalami luka ringan.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/