alexametrics
31.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

Biang Kerok Bentrok Marinir TNI AL dengan Raider TNI AD Masih Diselidiki

RADARPAPUA.ID-Prajurit Marinir TNI AL dengan Prajurit Raider TNI AD, dikabarkan bentrok di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (29/11).

Terkait pemicu bentrokan, Kepala Dinas Penerangan AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono, belum banyak memberi komentar.

“Terkait pemicu bentrokan, hal tersebut masih didalami dan ditangani oleh satuan masing-masing, baik Marinir maupun Raider,” ungkapnya.

Diketahui, TNI AL buka suara soal video diduga bentrokan antara prajurit Korps Marinir dan prajurit Raider TNI Angkatan Darat (AD) di Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

TNI AL menyampaikan tiap pimpinan dari satuan tersebut telah menyelesaikan masalah itu. “Benar, kejadiannya Sabtu, 27 November kemarin,” kata Kepala Dinas Penerangan AL Laksamana Pertama Julius Widjojono, Senin (29/11/2021).

Julius memastikan permasalahan di antara dua kelompok prajurit sudah diselesaikan. Kedua pihak bersepakat damai. “Sudah ketemu bareng, sudah didamaikan. Ada Danlanal Batam, Danyon Infanteri X Marinir, Danyon Raider 136/TS (yang menyelesaikan masalah),” terang Julius.

Baca Juga :  TAK ADA AMPUN! Pelaku Pengeroyokan TNI AD hingga Tewas Ditangkap

Julius menambahkan, Dandim 0316/Batam, Kasie Intel Korem 033/Wira Pratama, Dandenpom AD, Dandem Pom AL Lanal Batam juga turut hadir dan mendamaikan kedua pihak yang bermasalah.

Julius meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang terjadi dan berharap kejadian serupa tak terulang. “Kami meminta maaf atas keributan yang terjadi dan semoga kejadian seperti itu tidak lagi terulang,” pungkas dia.

Video bentrokan ini viral di media sosial. Terlihat sejumlah warga, termasuk anak kecil nampak ketakutan dan menghindari lokasi bentrokan tersebut.(dtc)

RADARPAPUA.ID-Prajurit Marinir TNI AL dengan Prajurit Raider TNI AD, dikabarkan bentrok di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (29/11).

Terkait pemicu bentrokan, Kepala Dinas Penerangan AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono, belum banyak memberi komentar.

“Terkait pemicu bentrokan, hal tersebut masih didalami dan ditangani oleh satuan masing-masing, baik Marinir maupun Raider,” ungkapnya.

Diketahui, TNI AL buka suara soal video diduga bentrokan antara prajurit Korps Marinir dan prajurit Raider TNI Angkatan Darat (AD) di Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

TNI AL menyampaikan tiap pimpinan dari satuan tersebut telah menyelesaikan masalah itu. “Benar, kejadiannya Sabtu, 27 November kemarin,” kata Kepala Dinas Penerangan AL Laksamana Pertama Julius Widjojono, Senin (29/11/2021).

Julius memastikan permasalahan di antara dua kelompok prajurit sudah diselesaikan. Kedua pihak bersepakat damai. “Sudah ketemu bareng, sudah didamaikan. Ada Danlanal Batam, Danyon Infanteri X Marinir, Danyon Raider 136/TS (yang menyelesaikan masalah),” terang Julius.

Baca Juga :  Media Berperan Mengedukasi Masyarakat Sadar Vaksin

Julius menambahkan, Dandim 0316/Batam, Kasie Intel Korem 033/Wira Pratama, Dandenpom AD, Dandem Pom AL Lanal Batam juga turut hadir dan mendamaikan kedua pihak yang bermasalah.

Julius meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang terjadi dan berharap kejadian serupa tak terulang. “Kami meminta maaf atas keributan yang terjadi dan semoga kejadian seperti itu tidak lagi terulang,” pungkas dia.

Video bentrokan ini viral di media sosial. Terlihat sejumlah warga, termasuk anak kecil nampak ketakutan dan menghindari lokasi bentrokan tersebut.(dtc)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/